Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Danantara Merger 23 BUMN Kawasan Industri, bakal Jadi Terbesar di Asia Tenggara
Advertisement . Scroll to see content

New Asia Forum Digelar di Bali Akhir 2026, Bidik Investasi 30 Miliar Dolar AS

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:43:00 WIB
New Asia Forum Digelar di Bali Akhir 2026, Bidik Investasi 30 Miliar Dolar AS
Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - New Asia Forum menargetkan investasi senilai 30 miliar dolar AS dalam penyelenggaraan perdananya di Bali pada 3–4 Desember 2026. Forum investasi global yang didukung Danantara Indonesia tersebut dirancang untuk mempertemukan investor internasional dengan berbagai peluang investasi strategis di Indonesia dan kawasan Asia.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi Rosan Roeslani mengatakan, forum ini akan menjadi platform global untuk menghimpun investasi, membentuk modal, serta memperkuat kemitraan ekonomi jangka panjang.

Penyelenggara menargetkan peluang investasi yang telah dipersiapkan dapat dikembangkan menjadi komitmen pendanaan konkret.

Berbeda dari konferensi bisnis konvensional, New Asia Forum dirancang dengan fokus pada kesiapan transaksi, penempatan modal, dan pelaksanaan proyek. Target investasi 30 miliar dolar AS akan dikejar melalui berbagai peluang investasi yang disiapkan untuk menarik pendanaan.

Forum ini akan mempertemukan kepala negara, menteri, investor berdaulat, dan pimpinan perusahaan global untuk membahas peluang investasi sekaligus mendorong komitmen pendanaan.

Terdapat delapan sektor strategis yang menjadi fokus forum, yakni sumber daya strategis dan hilirisasi, energi dan ketenagalistrikan, mobilitas dan manufaktur maju, infrastruktur digital dan kecerdasan buatan (AI), pangan dan agribisnis, perdagangan dan konektivitas, pariwisata dan ekonomi kreatif, serta pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

"New Asia Forum membawa modal global jangka panjang lebih dekat dengan peluang yang sedang diciptakan di Indonesia dan kawasan yang lebih luas," ujar Rosan dalam keterangan resmi, Sabtu (10/10/2026).

Penyelenggaraan perdana New Asia Forum di Bali dijadwalkan menghadirkan lebih dari 1.000 pemimpin, lebih dari 100 pembicara, serta lebih dari 40 sesi selama dua hari. Acara ini akan berlangsung secara terbatas berdasarkan undangan.

Selain mempertemukan investor dengan peluang investasi, forum tersebut dirancang untuk memfasilitasi kemitraan dan memantau perkembangan komitmen investasi dari satu penyelenggaraan ke penyelenggaraan berikutnya.

Penyelenggara juga menempatkan forum ini sebagai upaya menjembatani potensi pertumbuhan ekonomi Asia dengan kebutuhan modal internasional jangka panjang.

Dalam siaran persnya, New Asia Forum mengutip data Dana Moneter Internasional (IMF) 2025 yang menyebut kawasan Asia Pasifik menghasilkan hampir 60 persen pertumbuhan ekonomi global. Namun, kawasan tersebut dinilai masih menarik modal internasional jangka panjang dalam porsi yang belum sebanding dengan potensinya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut