Ngaku Diserang Fitnah Tanpa Henti, Ridwan Kamil Doakan Pelaku Insyaf dan Dapat Hidayah
JAKARTA, iNews.id – Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku menjadi sasaran fitnah dan hoaks tanpa henti selama setahun terakhir. Meski demikian, di momen Lebaran 2026, dia memilih merespons dengan doa dan keikhlasan.
Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa berbagai konten bohong tidak hanya menyasar dirinya secara pribadi, tetapi juga menyeret anggota keluarganya, termasuk isu hukum hingga politik.
"Selama 1 tahun terakhir, terdapat ratusan konten hoaks terkait pribadi atau anggota keluarga, perkara hukum, maupun hoaks politik yang saya alami," ujarnya, dikutip dari Instagram pribadi, Minggu (22/3/2026).
Alih-alih membalas, dia justru memilih untuk memaafkan dan mendoakan para pelaku agar mendapatkan kesadaran.
Ridwan Kamil Mendadak Muncul di Lebaran 2026, Minta Maaf dan Memaafkan Penyebar Fitnah
"Saya ingin selalu bersabar dan ikhlas untuk memaafkan. Memaafkan mereka-mereka yang memproduksi ratusan konten-konten kebohongan atau hoaks," ujarnya.
Dalam suasana Idulfitri yang identik dengan saling memaafkan, Ridwan Kamil juga menyampaikan harapannya agar para penyebar hoaks dapat berubah dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Lama Menghilang, Ini Foto Terbaru Ridwan Kamil di Momen Lebaran 2026
"Saya doakan, semoga Allah memberikan hidayah dan rezeki berlimpah kepada mereka, dan saya doakan mereka insyaf dan mendapatkan pekerjaan yang halal tanpa mengganggu dan merusak hidup orang lain," pintanya.
Viral Zara Anak Ridwan Kamil Muncul Lagi di Instagram, Pamer Rambut Baru!
Tak hanya itu, dia juga mendoakan masyarakat yang sempat terpengaruh oleh informasi yang tidak benar agar tetap berada dalam perlindungan Tuhan.
"Dan kepada mereka yang terperdaya dan percaya pada konten-konten hoaks itu, saya doakan semoga Allah menjaga dan melindungi mereka. Semoga Allah menjauhkan hidup mereka dari fitnah-fitnah dunia yang kejam seperti yang saya alami," katanya.
Di tengah ujian tersebut, Ridwan Kamil tetap membuka pintu maaf dan mengajak masyarakat untuk menjauhi fitnah serta hidup berdampingan dengan damai.
"Sebagai manusia yang penuh khilaf, dengan ini saya mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya. Mohon maaf lahir dan batin. Di momen mulia, maaf memaafkan ini, saya juga ingin selalu bersabar dan ikhlas untuk memaafkan," ungkapnya.
Menutup pernyataannya, dia menegaskan komitmennya untuk meluruskan berbagai hoaks yang beredar. "Kelak saya akan meluruskan satu per satu hoaks-hoaks tersebut," tegas Ridwan Kamil.
Editor: Muhammad Sukardi