Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arus Balik Pantura Cirebon Masih Dipadati Pemudik Motor, 38.449 Kendaraan Melintas
Advertisement . Scroll to see content

Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Catat Lonjakan Arus Mudik-Balik Dibanding Tahun Lalu

Kamis, 26 Maret 2026 - 16:11:00 WIB
Operasi Ketupat 2026 Ditutup, Polri Catat Lonjakan Arus Mudik-Balik Dibanding Tahun Lalu
Arus mudik Lebaran 2026. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polri secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026 pada 25 Maret 2026. Pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini secara umum berjalan aman, tertib, dan terkendali, meski terjadi lonjakan mobilitas masyarakat yang signifikan.

Meski demikian, pengamanan arus balik Lebaran masih akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026.

“Secara umum arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Brigjen Tjahyono Saputro, Kamis (26/3/2026).

Dia menjelaskan, berdasarkan data hingga 25 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, total kendaraan keluar Jakarta mencapai 2.521.125 unit atau 72 persen dari proyeksi 3,5 juta kendaraan. 

Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat sebanyak 1.958.838 unit atau 57,71 persen dari proyeksi 3,4 juta kendaraan.

“Artinya, masih terdapat sekitar 42,29 persen arus balik yang diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Untuk itu, Polri akan terus siaga melalui KRYD,” tutur dia.

Dia mengatakan puncak arus mudik tercatat terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 dengan jumlah 270.315 unit kendaraan keluar Jakarta, meningkat 4,62 persen dibandingkan 2025 dan menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah. 

Sementara puncak arus balik terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026 dengan 256.338 kendaraan atau meningkat sekitar 14,68 persen.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut