Pakai Drone! Penyelundupan Sabu ke Lapas Narkotika Bandung Digagalkan Petugas
BANDUNG, iNews.id - Petugas Lapas Narkotika Kelas II A Bandung menggagalkan penyelundupan narkotikan modus baru dengan menggunakan drone. Barang bukti berupa dua paket sabu seberat 25 gram berhasil diamankan sebelum sempat diambil warga binaan.
Insiden ini terjadi pada malam hari saat regu jaga mencurigai pergerakan sebuah drone yang melayang rendah di atas area blok hunian. Drone tersebut menjatuhkan bungkusan mencurigakan yang diyakini sudah diatur untuk diambil warga binaan pemasyarakatan (WBP).
“Gerak cepat petugas sangat menentukan. Begitu melihat pergerakan mencurigakan dari udara, mereka langsung melakukan pengamanan area dan berhasil mencegah barang diambil,” ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Muhammad Nurzaman, Selasa (10/6/2025).
Petugas berhasil mengamankan bungkusan misterius tersebut dan langsung memeriksanya. Hasilnya, ditemukan dua paket sabu dengan berat total 25 gram yang dibungkus rapi. Diduga barang ini disiapkan untuk diedarkan dalam lapas oleh salah satu WBP.
"Barang bukti dan seorang WBP yang diduga terlibat telah diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung untuk penanganan lebih lanjut," kata Nurzaman.
Kepala Lapas Bandung Ahmad Tohari menyoroti semakin kompleksnya modus penyelundupan narkoba ke dalam lembaga pemasyarakatan. Dia menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para pelaku kejahatan, meskipun menggunakan teknologi canggih seperti drone.
“Kami menghadapi modus-modus baru, termasuk yang menggunakan teknologi seperti drone. Tapi komitmen kami tetap teguh, tidak ada ruang untuk penyelundupan di lapas ini,” kata Tohari.
Menanggapi kejadian ini, pihak lapas menyatakan akan segera meningkatkan pengawasan dan memperkuat sistem keamanan, baik dari sisi teknologi maupun kesiapsiagaan petugas. Penggunaan drone sebagai alat penyelundupan menjadi alarm serius bagi seluruh jajaran lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
“Kami akan terus beradaptasi dengan perkembangan modus kejahatan dan berupaya menciptakan lapas yang bersih dari narkoba,” ucapnya.
Editor: Donald Karouw