Panelis Tanyakan Cara Tekan Pungli, Ini yang Akan Dilakukan Arief
JAKARTA,iNews.id - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah - Sachrudin menjawab pertanyaan panelis tentang masukan dari dunia usaha mengenai susahnya perizinan berbisnis. Duet petahana ini menekankan Kota Tangerang telah menerapkan kemudahan berusaha melalui sistem online.
"Kami sudah memberikan (izin) secara online, seluruh pemohon bisa masukkan berkas hingga perizinana tersebut (keluar), bisa dilakukan melalui online," ujar Arief dalam debat publik di Gedung iNews, Kebon Sirih, Jakarta, Senin (23/4/2018) malam.
Arief menerangkan, perizinan secara online ini juga dapat mengurangi atau mencegah praktik pungutan liar (pungli) yang bisa dilakukan oleh oknum pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Jadi untuk memberikan transparansi, kita sudah berupaya yang berhubungan (langsung untuk mengurus perizinan) untuk dikurangi, agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan seperti pungli," tambahnya.
Mantan Wakil Wali Kota pasangan Wahidin Halim ini menambahkan, demi kemudahan dan transparansi itu, saat perizinan tersebut menjadi berkas, Pemkot Tangerang akan mengirimkannya ke Pos Indonesia untuk dikirimkan ke alamat rumah pemohon.
"Ini juga untuk mengurang interaksi agar tidak pungli. Kita juga sudah bentuk tim pengawasan dengan cyber pungli yang efektif untuk mengurang pencegahan korupsi," kata birokrat yang hari ini berulang tahun ke-41 ini.
Untuk diketahui, Pilwalkot Tangerang 2018 hanya diikuti satu pasangan calon, yakni Arief-Sachrudin. Mereka akan menghadapi kotak kosong pada pesta demokrasi Juni mendatang. Sebelum debat yang disiarkan langsung stasiun televisi iNews ini dimulai, para pengunjung dan kandidat dihibur oleh tarian daerah. Arief bersama Sachrudin mengenakan baju koko berwarna putih dipadu peci hitam.
Hadir juga para pendukung Arief - Sachrudin yang tak lelah meneriaki yel-yel untuk calon pasangan incumbent tersebut. Dalam debat malam ini Arief - Sachrudin memaparkan visi dan misi mereka dalam lima tahun kedepan yang selalu menggema di Tangerang yakni kota yang berakhlakul karimah.
"Sejahtera, berakhlakul karimah dan berdaya saing serta bersama mengembangkan kualitas melalui peningkatan mutu pendidikan dan sumber daya manusia. Kedua, bersama meningkatkan pembangunan dan ketiga, ekonomi yang mandiri dan berkeadilan," ujar Arief.
Editor: Zen Teguh