Panggil Dito Mahendra sebagai Tersangka Hari Ini, Bareskrim: Kalau Tak Datang Masuk DPO
JAKARTA, iNews.id - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dit Tipidum) Bareskrim Polri melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap pengusaha Dito Mahendra pada hari ini, Jumat (28/4/2023). Dia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus senjata api (senpi) ilegal.
Penyidik pun sudah melayangkan surat panggilan ke Dito pada Rabu (26/4/2023) lalu.
"Kita layangkan panggilan tersangka untuk hadir Jumat," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro kepada awak media, Jumat (28/4/2023).
Djuhandhani menyebut apabila yang bersangkutan tidak hadir maka Dito Mahendra akan langsung dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Kalau tidak kunjung datang kami (masukkan) DPO," ujar Djuhandhani.
Diketahui, Bareskrim Polri sudah menetapkan Dito Mahendra sebagai tersangka kasus senpi ilegal berdasarkan gelar perkara pada 17 April 2023. Dalam hal ini, Dito disangkakan melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951.
Di sisi lain, Bareskrim Polri menyatakan sembilan dari 15 senjata api yang ditemukan di rumah pengusaha Dito Mahendra tidak berizin atau ilegal. Berikut daftarnya:
1. satu pucuk Pistol Glock 17
2. satu pucuk Revolver S&W
3. satu pucuk Pistol Glock 19 Zev
4. satu pucuk Pistol Angstatd Arms
5. satu pucuk Senapan Noveske Refleworks
6. satu pucuk Senapan AK 101
7. satu pucuk senapan Heckler & Koch G 36
8. satu pucuk Pistol Heckler & Koch MP 5
9. satu pucuk senapan angin Walther.
Editor: Rizal Bomantama