Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Remaja Tewas Tertembak di Makassar, Polri Pastikan Terus Evaluasi Senpi Anggota
Advertisement . Scroll to see content

Panglima Hadi Tjahjanto Buka-bukaan Penyebab Gesekan TNI-Polri

Rabu, 27 Februari 2019 - 17:37:00 WIB
Panglima Hadi Tjahjanto Buka-bukaan Penyebab Gesekan TNI-Polri
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Foto: Mabes TNI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto buka-bukaan mengenai penyebab gesekan antara TNI dengan Polri. Menurut dia, gesekan tersebut disebabkan beberapa faktor.

"Ada beberapa penyebab masih terjadinya gesekan antara prajurit TNI dan personel Polri, seperti kesenjangan kesejahteraan. Ini terkait perbedaan tunjangan prajurit TNI dan personil Polri," katanya dalam Pleno Khusus Lembaga Pengkajian MPR RI, di Kompleks Parlemen, Seayan, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Mengenai gesekan tersebut, Hadi mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah mitigasi. Salah satunya adalah dengan memberikan penjelasan kepada prajurit TNI agar tidak terkena provokasi yang dapat merugikan institusi.

Dia menjelaskan, perbaikan kesejahteraan prajurit TNI sudah dilakukan pemerintah dengan menaikkan tunjangan. Misalnya, tunjangan untuk Bintara Pembina Desa (Babinsa) disesuaikan dengan wilayah tugasnya.

"Kenaikannya dari Rp900.000 hingga Rp1.200.000 tergantung wilayah penempatan. Kalau di wilayah yang sulit transportasi maka mendapatkan langsung Rp1.200.000 dan apabila di wilayah yang tidak sulit mendapatkan Rp900.000 langsung di kirim ke rekening," ujar Hadi.

Tidak hanya itu, dia menambahkan, upaya peningkatan prajurit dilakukan dengan pembangunan perumahan dengan kerja sama antara TNI dengan pihak terkait. Menurut dia, perumahan tersebut diberikan tenor yang panjang sehingga diharapkan membawa kesejahteraan prajurit.

"Daripada ditabung menunggu bunga maka lebih baik digunakan langsung mengangsur rumah, tiap tahun membangun rumah," katanya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: Mabes TNI)

Faktor lain yang membuat TNI-Polri bergesekan, Hadi mengungkapkan, karena adanya upaya provokasi karena masing-masing memiliki potensi yang besar. TNI memiliki 480.000 prajurit dan personel Polri dengan 440.000, merupakan kekuatan besar sehingga dirinya memprakarsai adanya sinergi kedua institusi.

"Hasilnya, perkelahian TNI-Polri turun tajam. Saya dengan Kapolri dekat lahir batin, jadi istilahnya tidak hanya dekat 'casing' saja namun 'sim card' dekat," ujarnya.

Dia menjelaskan mental oknum TNI-Polri yang tidak baik menjadi penyebab adanya gesekan kedua institusi, seperti terjadi di cafe pukul 12 malam.

Hadi mengatakan, disipin oknum yang rendah menyebabkan oknum tersebut menyelesaikan masalah tanpa melaporkan kepada komandannya apalagi dilakukan anak muda yang emosinya masih tinggi.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut