Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Cengkareng Jakbar Dini Hari, Lapak Barang Bekas Dilahap Si Jago Merah
Advertisement . Scroll to see content

Panglima TNI Semangati Nakes di Cengkareng: Semoga Ujian Ini Segera Berakhir

Kamis, 24 Juni 2021 - 17:29:00 WIB
Panglima TNI Semangati Nakes di Cengkareng: Semoga Ujian Ini Segera Berakhir
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengunjungi Puskesmas Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (26/6/2021). (Foto: Puspen TNI).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengunjungi Puskesmas Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, usai memantau PPKM Mikro di Jagakarsa dan Duren Sawit, Kamis (24/6/2021). Panglima memantau langsung penanganan Covid-19 di wilayah tersebut.

Panglima TNI didampingi  Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito. Tiba di Puskesmas Cengkareng, Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Camat Cengkareng Ahmad Faqih. 

Saat berdialog dengan Camat Cengkareng, Panglima TNI menanyakan terkait lonjakan kasus Covid-19, tenaga kesehatan (nakes), alat kesehatan (alkes) dan obat-obatan termasuk penyiapan tempat isolasi mandiri di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat.

Panglima TNI juga menanyakan jumlah RT/RW, Kelurahan, warga yang terpapar, cara penanganan, dan prosedur rujukan bagi warga yang dinyatakan orang tanpa gejala atau  OTG. 

“Masalah apa yang Pak Camat temui bila ada warga yang dinyatakan OTG dan bagaimana penanganannya serta harus berkordinasi dengan siapa,” kata Panglima TNI.

Faqih menuturkan, bagi orang yang OTG dan tidak bisa isolasi Mandiri karena pemukimannya padat, kecamatan mengumpulkan mereka menjadi satu di Masjid Hasyim Asy'ari untuk isolasi mandiri. Masjid ini punya kapasitas 200 tempat tidur.

Pada kunjungan tersebut, Panglima TNI mengecek kesiapan tenaga kesehatan serta dukungan dari Koramil maupun Polsek dan Dinas Kesehatan dalam menangani OTG ditengah-tengah pemukiman warga yang padat.

Panglima TNI juga menanyakan bagaimana dengan tenaga kesehatannya, apakah cukup untuk menangani sejumlah kasus yang ada dan bagaimana dengan alat kesehatan serta obat-obatannya.

“Untuk alat kesehatan dan obat-obatan alhamdulillah kita mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi dan juga TNI-Polri. Sedangkan untuk jumlah nakes masih kurang, karena Kecamatan Cengkareng ini membagi jumlah Nakes menjadi tiga tim,” kata Faqih.

Mengakhiri kunjungannya di Kecamatan Cengkareng, Panglima TNI memberikan penekanan kepada Danramil dan Kapolsek agar membuat slogan pada banner atau baliho terkait imbauan kepada warga yang tidak memakai masker, “Pakai Masker Harga Mati, Tidak Pakai Masker Bisa Mati”.

Kepada para nakes dan warga Cengkareng, Panglima TNI juga memberikan semangat serta dukungan moral.

“Selamat bertugas, semoga ujian ini segera berakhir, dan terima kasih kepada Pak Camat, Danramil, Kapolsek, dan Ibu Kepala Puskesmas serta seluruh petugas Posko PPKM Mikro,” tuturnya.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut