Panglima TNI Terima Kunjungan US Under Secretary of Defense for Policy, Bahas Covid-19 hingga LCS

Riezky Maulana ยท Kamis, 17 September 2020 - 19:21 WIB
Panglima TNI Terima Kunjungan US Under Secretary of Defense for Policy, Bahas Covid-19 hingga LCS

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan US Under Secretary of Defense for Policy, James H. Anderson, Jakarta, Kamis (17/9/2020). (Foto: Puspen TNI).

JAKARTA, iNews.id - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan US Under Secretary of Defense for Policy, James H. Anderson, di Jakarta, Kamis (17/9/2020). Hadi didampingi oleh Asrenum Panglima TNI, Asops Panglima TNI, Wakabais TNI dan Kapuskersin TNI.

Sedangkan, James didampingi oleh Deputy Chief of Mission Heather Variava, DASD Reed Werner dan Acting Athan Capt (N) Stacey Prescott.

Dalam pertemuan itu, selain membahas kerja sama yang selama ini terjalin juga membahas sejumlah persoalan termasuk penanganan wabah virus corona (Covid-19). Keduanya berharap wabah Covid-19 segera berakhir, sehingga berbagai kegiatan bilateral dapat kembali dilanjutkan.

Hadi Tjahjanto juga menyampaikan keprihatinan terhadap kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di pantai barat Amerika Serikat.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan US Under Secretary of Defense for Policy, James H. Anderson, Jakarta, Kamis (17/9/2020). (Foto: Puspen TNI).
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungan kehormatan US Under Secretary of Defense for Policy, James H. Anderson, Jakarta, Kamis (17/9/2020). (Foto: Puspen TNI).

Hadi Tjahjanto sempat menjelaskan bagaimana TNI bekerja sama dengan Polri, instansi terkait dan masyarakat luas saat menangani berbagai bencana yang terjadi di Indonesia kurun waktu 2018-2019.

Keduanya juga sempat membahas persoalan Laut China Selatan, Mereka, sepakat Laut China Selatan memiliki nilai strategis, tidak hanya bagi Asia Tenggara tetapi juga bagi dunia internasional.

Permasalahan di wilayah tersebut sebaiknya diselesaikan dengan mengedepankan pendekatan perdamaian berdasarkan prinsip saling menghormati dan percaya.

Editor : Kurnia Illahi