Pansus Pastikan RUU Siber Tidak Disahkan DPR Periode Ini

Felldy Utama ยท Jumat, 27 September 2019 - 18:12 WIB
Pansus Pastikan RUU Siber Tidak Disahkan DPR Periode Ini

RUU Siber tidak akan disahkan oleh DPR periode 2014-2019 (ilustrasi). (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id – Rancangan Undang-Undang tentang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU Siber) dipastikan tidak akan disahkan menjadi undang-undang pada periode DPR ini. Hal itu menyusul batalnya agenda rapat kerja (raker) antara Pansus RUU den pihak pemerintah, dalam hal ini menkumham, menkominfo, dan menpan-RB.

Ketua Pansus RUU Siber, Bambang Wuryanto menyampaikan, seharusnya agenda raker hari ini adalah pembahasan daftar inventaris masalah (DIM). Namun, rapat itu akhirnya dibatalkan lantaran tak ada satu pun menteri yang hadir, karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menggelar konsolidasi kabinet.

“Rapat dibatalkan karena masa persidangan hari ini sudah habis. 30 September penutupan masa sidang. (Maka) rapat ini batal, bukan ditunda,” kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (27/9/2019).

Saat disinggung nasib dari RUU itu, Bambang menegaskan, pembahasan tersebut tidak bisa dilanjutkan oleh anggota parlemen periode ini. RUU itu juga tidak bisa di-carry over alias diserahkan kepada DPR periode mendatang, karena semuanya harus dimulai kembali dari awal.

“Tidak bisa di-carry over, (harus) dari awal. Jadi, jangan ada lagi yang ngomong bahwa nanti ada pengesahan RUU KKS (RUU Siber). Ya, tetapi ini lebih mudah karena sudah ada pembahasannya, tetapi proses (tetap) dari awal,” ujar dia.

Politikus PDIP itu menjelaskan alasan tak bisanya RUU Siber di-carry over pada periode mendatang. Hal itu karena belum adanya DIM beserta pembahasannya. Padahal, seharusnya pembahasan DIM itu dilakukan dalam raker hari ini.

“Dalam proses legislasi jika DIM belum dikirim, (maka) tidak bisa di carry over,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil