Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jokowi bakal Hadir di Sidang Dokter Tifa, Ingin Jelaskan Nama Baik dan Harga Dirinya Terkoyak
Advertisement . Scroll to see content

Parpol Koalisi Jokowi Tolak 1 Sesi Debat Capres Gunakan Bahasa Inggris

Sabtu, 15 September 2018 - 15:44:00 WIB
Parpol Koalisi Jokowi Tolak 1 Sesi Debat Capres Gunakan Bahasa Inggris
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. (Foto: iNews.id/ Aditya Pratama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Partai politik (parpol) koalisi pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menolak usulan adanya satu sesi debat kandidat capres dan cawapres menggunakan bahasa Inggris. Debat sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan, beberapa negara maju lebih memilih menggunakan bahasa asli mereka dibandingkan menggunakan bahasa Inggris. Termasuk dalam pertemuan bilateral.

"Kita ini negara Indonesia dan kita bangsa Indonesia, dan kita ada sumpah pemuda berbahasa satu, bahasa Indonesia," ujar Airlangga di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Sabtu (15/9/2018).

Menteri Perindustrian ini mengaku heran dengan pengusul salah satu sesi debat capres dan cawapres menggunakan bahasa Inggris. Padahal, yang menyaksikan debat tersebut masyarakat asli Indonesia.

"Jadi agak lucu kalau kita debat menggunakan bahasa Inggris, macam kita di Inggris saja, kita di Indonesia (harus) bahasa Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, partai politik (parpol) koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno setuju jika debat capres dan cawapres menggunakan bahasa Inggris. “Boleh juga kali ya. Ya, makanya hal-hal perinci seperti itu perlu didiskusikan,” kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto, di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut