Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Sinyal Terima Restorative Justice?
Advertisement . Scroll to see content

Partai Koalisi Dinilai Pengaruhi Pembentukan Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Senin, 01 Juli 2019 - 08:59:00 WIB
Partai Koalisi Dinilai Pengaruhi Pembentukan Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Capres Cawapres terpilih Jokowi-Ma'ruf Amin bersama partai koalisi. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Langkah pertama yang harus dilakukan Jokowi-Ma'ruf Amin setelah ditetapkan sebagai capres dan cawapres terpilih, yaitu melakukan rekonsiliasi nasional. Saat ini harus diakui bahwa elite politik nasional terbelah, kalangan ulama juga terpecah dan masyarakat terpolarisasi akibat perbedaan dukungan serta persaingan yang begitu tajam selama masa sebelum dan sesudah pemilu.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin mengatakan, agenda kedua yang mendesak dilakukan yaitu segera mewujudkan cita-cita melanjutkan program Nawacita 1 yang menjadi janji kampanye. Sebagai capres incumbent Jokowi-Ma'ruf Amin dituntut untuk bisa segera melakukan realisasi janji-janji kampanye.

"Masyarakat kan tidak mau menunggu ketika dia sudah terpilih, siap-siap dilantik pada Oktober karena dia seorang incumbent, ya masyarakat akan menagih janji-janji itu. "ujar Ujang di Jakarta, Senin (1/7/2019).

Sementara tentang kabinet yang akan dibentuk Jokowi-Ma'ruf Amin, dia menilai tidak banyak yang bisa diharapkan. Proses penyusunan kabinet periode kedua Jokowi akan melibatkan semua partai koalisi.

"Mereka pasti sudah ada deal di awal. PDIP mendapatkan berapa kursi, partai lain berapa. Itu kemungkinan besar sudah deal di awal. Harapan masyarakat untuk mendapatkan kabinet yang banyak diisi profesional agak sulit. Saya perkirakan tidak akan banyak karena koalisi parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin ini gemuk," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut