Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Partai Perindo Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Siap Kawal Hak Pekerja Rumah Tangga Terpenuhi
Advertisement . Scroll to see content

Partai Perindo Harap Ponpes Perbaiki Tata Kelola Cegah Kekerasan

Minggu, 18 September 2022 - 19:58:00 WIB
Partai Perindo Harap Ponpes Perbaiki Tata Kelola Cegah Kekerasan
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad berharap pesantren di Indonesia dapat memperbaiki sistem tata kelola (Foto: Perindo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan, Abdul Khaliq Ahmad berharap pesantren di Indonesia dapat memperbaiki sistem tata kelola saat ini. Hal ini merespons adanya sejumlah kasus kekerasan di dalam lingkungan pesantren. 

"Saya kira pertama di dalam pesantren itu harus ada sistem tata kelola yang baik jadi bisa terkait dengan soal pembinaan perlindungan pengamanan dan kenyamanan belajar santri di situ," ujar Abdul dalam podcast Aksi Nyata Partai Perindo yang disiarkan secara daring, Minggu,(18/09/2022).

Kemudian dalam pengelolaannya pun, lanjutnya juga harus terintegrasi antara sistem pendidikan formal dengan sistem pembinaan ke asramannya. 

Menurutnya pesantren saat itu telah melakukan pembinaan dalam sistem pendidikan formal yakni dalam proses belajar mengajar secara aktual diselenggarakan berlandaskan kurikulum resmi. 

Namun, jika dari sistem pengasramaan itu, menurutnya masih harus diperjelas karena sistem asrama itu terkait dengan soal keamanan kebersihan keindahan dari pondok pesantren.

"Jadi intinya tata kelola lembaga pendidikan pesantren itu memang harus terintegrasi baik berdasarkan sistem pendidikan formal maupun berdasarkan sistem pembinaan santri di luar waktu-waktu formal formal pendidikan sekolah," kata dia. 

Sebab, baik pesantren maupun lembaga-lembaga boarding School sekolah yang memiliki  asrama nyatanya justru lebih memiliki nilai tambah. Terlebih adanya pembinaan lanjutan setelah proses pendidikan sekolah formal. 

"Hanya saja yang perlu diperhatikan sistem pembinaan di luar sekolah misalnya bagaimana pola asuh antara senior dan junior, pesantren antara anak didik. Jadi ada tanggung jawab, baik yang bersifat pendidikan formal maupun dalam pendidikan keseharian individual," kata dia.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut