Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Covid-19 Mulai Renggut Nyawa di India, Hampir 4.000 Orang Terinfeksi
Advertisement . Scroll to see content

Pasien Positif Korona Tambah 55 dalam Sehari, Paling Signifikan sejak 2 Maret 2020

Rabu, 18 Maret 2020 - 17:04:00 WIB
Pasien Positif Korona Tambah 55 dalam Sehari, Paling Signifikan sejak 2 Maret 2020
Sesditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan yang juga juru bicara penanganan wabah virus korona Achmad Yurianto. (Foto: Setkab).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mencatat tambahan pasien positif virus korona sebanyak 55 orang pada Rabu (18/3/2020). Jumlah ini merupakan paling signifikan sejak pengumuman kasus pertama pada 2 Maret 2020 lalu.

Seperti diketahui juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto menyampaikan perkembangan penemuan kasus positif virus korona setiap hari. Sebelumnya, Selasa (17/3/2020) terdapat 38 tambahan kasus.

Lalu berturut-turut secara mundur tercatat ada 17 tambahan pada 16 Maret 2020, 21 kasus pada 15 Maret 2020, 27 kasus pada 14 Maret 2020, 35 kasus pada 13 Maret 2020, 7 kasus pada 11 Maret 2020, dan 8 kasus pada 10 Maret 2020. Sebelumnya pada 9 Maret 2020 kasus positif korona menjadi 19 setelah pada 4 Maret 2020 dinyatakan ada empat pasien.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2020), Yuri menjelaskan penambahan 55 kasus itu dihitung dari hari Selasa (17/3/2020) pukul 12.00 WIB. Penambahan 55 kasus itu tersebar di sembilan provinsi.

"Banten ada empat, Jakarta 30, DIY satu, Jabar 12, Jateng dua, Sumut satu, Lampung satu, Riau satu, dan Kaltim satu," kata Yuri.

Yuri mengatakan peningkatan tren itu dimaklumi sebagai fase awal penularan di sebuah negara. Dia menyebut hal itu juga terjadi di negara lain.

Setidaknya ada dua faktor yang membuat kasus positif virus korona makin bertambah dari hari ke hari. Yuri menyebut pemerintah semakin intensif melakukan pelacakan.

"Yang kedua karena kesadaran masyarakat yang meningkat untuk diperiksa. Dua faktor itu harus diimbangi dengan peningkatan sarana fasilitas sehingga tak menimbulkan permasalahan," ucapnya.

Selain itu Yuri juga mengumumkan ada 19 pasien positif korona yang meninggal di seluruh Indonesia. Sementara 11 lainnya dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan.

Dia merinci, kasus meninggal terbanyak terjadi di DKI Jakarta yang mencapai 12 orang. Selebihnya di Bali satu orang, di Banten satu orang, di Jawa Barat satu orang, Jawa Tengah dua orang, di Jawa Timur satu orang, dan di Sumatera Utara satu orang.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut