Pasukan Garuda TNI Pelopori Penyerahan Diri 17 Milisi dan 13 Senpi

Rizki Maulana ยท Kamis, 04 Juni 2020 - 12:00 WIB
Pasukan Garuda TNI Pelopori Penyerahan Diri 17 Milisi dan 13 Senpi

Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas TNI Konga Monusco memelopori penyerahan diri 17 milisi di Republik Demokratik Kongo, Selasa (2/6/2020). (Foto: Puspen TNI).

JAKARTA, iNews.id - Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo (Monusco) kembali menerima penyerahan diri milisi. Mereka juga menerima sejumlah senjata api.

Satgas TNI Konga Monusco yang dipimpin Kolonel Inf Daniel Lumbanraja kali ini berhasil memelopori penyerahan diri 16 milisi dari kelompok Aleluya pimpinan Aleluya berikut 12 pucuk senjata api jenis AK-47 di Desa Katanga. Selain itu seorang milisi lagi atas nama Khisimbi dengan satu pucuk senjata api jenis FAL di Desa Mboka, Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Selasa (2/6/2020).

Daniel Lumbanraja mengatakan, penyerahan diri milisi tidak lepas dari tim gerak cepat Satgas TNI RDB yang dipimpin oleh Danki D Combat Operation Base (COB) Bendera yang tergabung dalam Satuan Tugas Kongo Mayor Inf Vijaya dan tim Cimic yang dipimpin Lettu Inf Yose. Para milisi bersedia kembali bergabung menjadi masyarakat biasa.

“Mereka yang awalnya hidup berkelompok dengan mata pencaharian tidak menentu seperti merampok atau begal, diberikan pengertian bahwa kegiatan yang selama ini mereka lakukan tidak baik dan merugikan orang lain melalui pendekatan persuasif,” kata Daniel, Kamis (4/6/2020).

Dia menuturkan, operasi gerak cepat yang digelar ini meliputi wilayah Axis Bendera, Katanga dan Lambo Katenga. Dalam waktu bersamaan pada lokasi berbeda yaitu di Desa Mboka (125 Km Barat Moba dan 195 selatan Kalemie) Provinsi Tanganyika, saat melaksanakan escord DDRR dipimpin Letda Inf Rio Kurniawan berhasil memperoleh satu pucuk senjata api jenis FAL berikut menyarahkan diri satu orang milisi atas nama Khisimbi.

Menurut dia, penyerahan diri milisi dan penerimaan senjata api itu merupakan hasil kegiatan Long Range Mission (LRM), Long Range Patrol (LRP) dan Civil Military Coordination (Cimic) dan escord yang telah digelar selama empat minggu terakhir secara intensif di wilayah Axis Bendera.

Selanjutnya tiga belas senjata tersebut diserahkan kepada staf Disarmament Demobilization Repatriation Reintegration and Resettelement (DDR/RR) untuk diproses sesuai dengan ketentuan UN. Sampai dengan saat ini Satgas Indo RDB telah berhasil menerima menyerahnya 72 orang ex-combatan dan penyerahan 32 pucuk jenis AK-47, 2 pucuk jenis FAL, 1 granat serta 346 butir peluru tajam.

Editor : Zen Teguh