Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto PDIP Singgung Kisah Pilu Siswa SD di NTT: Menggugah Kemanusiaan
Advertisement . Scroll to see content

PDIP Dukung Pertemuan Jokowi-Prabowo

Kamis, 04 Juli 2019 - 14:21:00 WIB
PDIP Dukung Pertemuan Jokowi-Prabowo
PDIP berharap pertemuan Jokowi dan Prabowo dapat membuat suasana politik menjadi dingin kembali. (Foto: Ilustrasi/iNews.id/Dok.)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idPDIP mendukung rencana pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Pertemuan kedua tokoh nasional itu direncanakan berlangsung dalam Juli ini.

“Kami mendukung pertemuan itu, mereka adalah dua sahabat. Mereka sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa apapun keputusan MK tidak akan merenggangkan hubungan keduanya,” kata Ketua DPP PDIP, Hendrawan Supratikno, di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (4/7/2019).

Dia berharap pertemuan itu dapat membuat suasana politik menjadi adem, karena akar rumput para pendukung melihat dua sahabat itu bertemu. Hendrawan menginginkan lingkaran Jokowi dan Prabowo segera mencari waktu dan mempercepat terlaksananya pertemuan kedua tokoh itu karena berdampak positif bagi para pendukung kedua pihak.

“Itu berarti mengembuskan semangat kebersaman, menjahit kembali perbedaan yang terjadi. Saya kira bagus, silaturahim itu esensial dalam kehidupan kita sebagai bangsa,” ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, dalam konstitusi Indonesia, tidak ada istilah koalisi dan oposisi. Yang ada adalah gabungan partai politik yang mengusulkan pasangan capres-cawapres. Dia pun menekankan bahwa demokrasi Indonesia adalah gotong royong, artinya semua pihak kerja bersama untuk bangsa secara gotong royong.

Sebelumnya, anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade menegaskan bahwa Prabowo akan bertemu Jokowi dalam bulan ini. “Prabowo akan bertemu dengan Jokowi insya Allah bulan Juli ini, dalam pertemuan itu kita berharap seluruh polarisasi itu bisa menurunkan tensi antara pendukung,” kata Andre di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (3/7/2019).

Dia menuturkan, kedua tokoh tersebut merupakan sosok negarawan dan harus menunjukkan kepada seluruh masyarakat bahwa setelah kompetisi Pemilu Presiden 2019, sudah saatnya bergandengan tangan bersatu kembali membangun bangsa. Menurut dia, silaturahmi itu bukan diartikan sebagai “politik dagang sapi” namun bertujuan bergandengan tangan merajut kebersamaan sebagai anak bangsa.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut