Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Ternyata Gabung Grup Pembuat Bahan Peledak
PADANG, iNews.id -Pelajar berinisial R (17) nekat membawa bom rakitan yang diledakkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Polisi menyebut, R belajar merakit bom dari internet dan terinspirasi kasus SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu.
“Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025,” kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka, dikutip Rabu (15/7/2026).
Berdasarkan keterangan awal pelaku, perangkat bom diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Pelaku juga bergabung dengan grup daring atau online yang membahas soal bahan peledak.
“Pelaku juga mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," ujar Mayndra.
Diketahui, ledakan terjadi pada Selasa (14/7/2026) di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Polisi juga telah menyita barang bukti yang berkaitan dengan ledakan.
Saat ini, Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumatera Barat masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengusut motif dan jaringan yang mungkin terkait dengan kasus tersebut.
Editor: Reza Fajri