Pemerintah Batalkan Wacana Belajar Online, Sekolah Tetap Tatap Muka
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah batal menerapkan pembelajaran online imbas kenaikan harga minyak dunia. Hal itu disampaikan oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.
Menurutnya, pada dasarnya Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa situasi krisis global harus dijadikan momentum untuk mendorong percepatan agenda transformasi nasional. Oleh karena itu, proses pembelajaran harus dilakukan dengan optimal dan tidak menimbulkan learning loss.
Oleh karena itu, kata Pratikno, diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara langsung atau luring bagi siswa. Demikian juga dengan layanan medis esensial tetap beroperasi secara sepenuhnya normal.
Pratikno mengaku, memang pernah ada diskusi tentang kemungkinan penggunaan metode hybrid yang mengkombinasikan luring dan daring. Tetapi, mengingat pentingnya menjaga kualitas pendidikan siswa, pembicaraan lintas kementerian bahwa pembelajaran daring bagi siswa tidak menjadi sebuah urgensi saat ini.