Pemikiran Soekarno-Hatta Tentang Ekonomi Kerakyatan Dinilai Relevan Diterapkan Saat Ini
JAKARTA, iNews.id - Perpustakaan dinilai berperan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Buku-buku terapan yang ada di perpustakaan dinilai bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan atau keterampilan masyarakat.
Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menuturkan, SDM yang berkualitas memiliki penguasaan terhadap ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan diimplementasikan untuk menciptakan barang dan jasa.
"Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan income per kapita masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan," ujar Sayrif saat mengikuti talkshow Internalisasi Pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta bertajuk, Literasi Kebangsaan Memperkokoh Nasionalisme dan Mempercepat Pemulihan Ekonomi Berbasis Koperasi yang digelar secara daring beberapa waktu lalu.
Dia menuturkan, sejak 2018 Perpusnas mengusung program Perpustakaan Transformasi Berbasis Inklusi Sosial untuk masyarakat marjinal. Tahun ini, kata dia program berlanjut dan pendampingan telah membuahkan hasil, masyarakat yang mengikuti program telah membuka UMKM.
"Ini sebagai bentuk dukungan penuh Perpusnas dalam meningkatkan literasi masyarakat untuk pemulihan ekonomi di era pandemi," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menuturkan, gagasan dan pemikiran proklamator bangsa, Soekarno dan Mohammad Hatta mengenai ekonomi kerakyatan sangat relevan untuk diterapkan pada saat ini terutama dalam pemulihan ekonomi, kata
“Bung Karno melalui konsep Tri Sakti memiliki visi mewujudkan kemandirian bangsa di bidang politik, ekonomi dan kebudayaan menuju kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. Sedangkan Bung Hatta melalui konsep ekonomi kerakyatan, yakni koperasi sebagai sokoguru dan tulang punggung ekonomi,” ucapnya.
Perpusnas, lanjut dia memiliki kontribusi dalam mengembangkan UMKM dan koperasi di Indonesia tersebut, melalui konten informasi yang dimiliki.
“Akses informasi, akses terhadap pengembangan usaha, termasuk vokasi sangat penting. Dengan peran Perpusnas yang bisa memberikan akses bagi pengembangan kewirausahaan di Indonesia,” katanya.
Editor: Kurnia Illahi