Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Beri Penghormatan Terakhir 2 Prajurit TNI Gugur saat Padamkan Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan Pesawat Hercules Australia saat Padamkan Karhutla di Samarinda Kaltim, Bawa 15.000 Liter Air

Sabtu, 07 November 2026 - 06:10:00 WIB
Penampakan Pesawat Hercules Australia saat Padamkan Karhutla di Samarinda Kaltim, Bawa 15.000 Liter Air
Pesawat Hercules C-130 bantuan Australia melakukan water bombing di dua titik api dekat permukiman Samarinda dengan kapasitas 15.000 liter air per sorti. (Foto: Dok. BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pesawat Hercules C-130 bantuan Pemerintah Australia dikerahkan untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Pada hari pertama operasi, Jumat (6/11/2026), pesawat tersebut menargetkan dua titik api yang berada dekat permukiman warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton SP Panjaitan, mengatakan, kedua titik api itu menjadi prioritas pemadaman melalui udara karena berpotensi mengancam kawasan permukiman.

"Berdasarkan hasil pemantauan dan briefing pada pagi hari, teridentifikasi dua titik api (fire spot) yang berada di dekat permukiman warga. Kedua titik tersebut menjadi prioritas utama penjatuhan air (water bombing) melalui udara," ujar Berton dalam keterangannya dikutip, Sabtu (7/11/2026).

Pesawat Large Air Tanker Hercules C-130 tersebut mampu membawa hingga 15.000 liter air dalam satu kali penerbangan. Hingga pukul 15.00 WIB pada hari pertama operasi, pesawat telah melakukan tiga kali penjatuhan air ke titik sasaran.

Berton menambahkan, proses pengisian ulang air membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk setiap sorti. Dengan kemampuan tersebut, pesawat dirancang dapat melaksanakan hingga enam sorti penjatuhan air dalam sehari.

"Pesawat hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk proses pengisian ulang air di setiap sortinya. Dalam sehari, pesawat ini dirancang dapat melaksanakan hingga enam kali sorti penjatuhan air," kata dia.

Operasi pemadaman udara ini turut didukung 20 personel spesialis penerbangan dari New South Wales Rural Fire Service (NSW RFS), termasuk pilot dan kru teknis. Selain Hercules C-130, satu pesawat Cessna Citation juga dikerahkan untuk membantu memandu operasi dari udara.

BNPB bersama tim Australia dan unsur terkait lainnya akan menjalankan operasi tersebut selama tujuh hari, mulai 6 hingga 12 November 2026. Dukungan ini diharapkan memperkuat penanganan karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

"BNPB terus berkoordinasi secara intensif dengan tim Australia dan seluruh unsur terkait. Operasi ini fokus memutus rantai api di titik-titik rawan, khususnya yang paling dekat dengan pemukiman masyarakat agar dampak asap dan ancaman kebakaran bisa segera diredam," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut