Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komisi XII DPR Soroti Stok BBM SPBU Swasta Kosong, Minta Keran Impor Dibuka Seluas-luasnya
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan SPBU Swasta di Jaksel Sepi Pembeli Imbas Stok BBM Kosong

Minggu, 21 September 2025 - 14:47:00 WIB
Penampakan SPBU Swasta di Jaksel Sepi Pembeli Imbas Stok BBM Kosong
Aktivitas di SPBU swasta di kawasan Kemang, Jakarta Selatan terpantau sepi pembeli karena kelangkaan stok BBM, Minggu (21/9/2025). (Foto: Ari Sandita)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah SPBU swasta belakangan ini menghadapi kelangkaan stok bahan bakar minyak (BBM). Terpantau aktivitas di SPBU, salah satunya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, sepi dari pembeli.

Berdasarkan pantauan iNews.id di lokasi, aktivitas di sejumlah SPBU Swasta di kawasan Kemang terlibat tak begitu ramai, baik itu SPBU Vivo maupun SPBU Shell.

Hanya ada sejumlah pengemudi kendaraan yang mengisi BBM kendaraan miliknya di dua SPBU tersebut. Pasalnya, di sejumlah SPBU swasta masih menyediakan stok BBM untuk mobil diesel.

SPBU milik swasta yang berdiri di kawasan tersebut memang tak begitu ramai meski di hari-hari biasanya. Berbeda dengan SPBU milik Pertamina yang selalu ramai di hari biasanya.

Menanggapi kelangkaan BBM di SPBU swasta, warga berharap, harga yang ditawarkan nantinya tidak melambung dan dipastikan kemurniannya setelah persediaan kembali. 

Pengemudi ojol, Asteza mengatakan, dia selama ini biasa membeli BBM untuk kendaraannya di SPBU milik swasta. Sebabnya, dia lebih memercayai SPBU swasta dibandingkan SPBU milik Pertamina.

Maka itu, kata dia, jika benar SPBU Swasta bakal membeli BBM dari Pertamina, diharapkan kemurnian BBM nya tetap terjaga.

"Kalau selama ini saya lebih percaya sama swasta. Dia kan impor langsung, dan kadarnya kalau pertamax yang pertamax dijualnya, bukan pertalite dioplos jadi pertamax. Kalau benar nanti beli bahan murni ya di Pertamina, yah semoga saja sih dipastikan kemurniannya, jangan sampai nanti terjadi oplosan lagi," ucapnya, Minggu (21/9/2025).

Pengemudi kendaraan lainnya, Fian berharap, jika benar SPBU swasta membeli minyak murni ke Pertamina, harga yang ditawarkan nanti tak jadi melambung tinggi. 

Selama ada di kisaran harga yang wajar, dia pun masih bakal membeli BBM di SPBU swasta kelak.

"Kalau harganya masih sama sih tidak masalah, begitu juga jika naik tapi selisihnya tidak begitu tinggi yah karena kan mungkin ini untuk mengantisipasi kelangkaan BBM," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan SPBU swasta setuju membeli BBM melalui Pertamina. Persetujuan dicapai dalam rapat antara pemerintah, Pertamina, dan perwakilan SPBU swasta di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

"Mereka setuju dan memang harus setuju untuk beli dikolaborasi dengan Pertamina," ujar Bahlil.

Akan tetapi, kata dia, terdapat syarat dalam pembelian tersebut, yakni BBM yang murni tanpa dicampur. 

"Syaratnya adalah harus berbasis based fuel, artinya belum tercampur-campur," kata dia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut