Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Golkar Tegur Gubernur Kaltim soal Anggaran Mobil Dinas Rp8,5 Miliar: Dengarkan Suara Publik
Advertisement . Scroll to see content

Pendukung Bamsoet Sebut 3 Menteri Jokowi Intervensi Persaingan Ketua Umum Golkar

Kamis, 28 November 2019 - 09:30:00 WIB
Pendukung Bamsoet Sebut 3 Menteri Jokowi Intervensi Persaingan Ketua Umum Golkar
Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 foto bersama di Istana Kepresidenan, Jakarta. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pendukung Bambang Soesatyo (Bamsoet), Syamsul Rizal menyebut ada tiga menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengintervensi persaingan Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024. Dia tidak mengungkapkan, siapa tiga menteri itu.

Syamsul hanya mengatakan, tiga menteri Jokowi diindikasikan kuat untuk menyukseskan Airlangga Hartarto kembali terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar dalam pelaksanaan musyawarah nasional (munas) Desember mendatang.

"Saya enggak mau sebut nama tapi ada 3 pembantu presiden yang telepon Ketua DPD 1 dan kepala daerah (dari Golkar) untuk berpihak ke Airlangga. Yang sebenarnya 3 menteri ini enggak punya jabatan politik di parpol," ujar Syamsul, di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Jakarta, Rabu (27/11/2019) malam.

Menurutnya, tiga menteri yang dimaksud bukan hanya dari Partai Golkar saja. Ada juga menteri yang dari partai politik lain dan bukan kalangan partai.

"Yang satu itu kader Golkar, yang satu akademisi, yang satu partai lain. Yang muncul sangat santer itu adalah Pak Pratikno, Mensesneg," katanya.

Dia memastikan, keterlibatan tiga menteri itu tidak melibatkan Presiden Jokowi. "Saya pastikan itu Pak Jokowi tidak tahu. Pak Jokowi sudah dari awal katakan tidak mencampuri urusan Golkar," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut