Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bansos Rp900 Ribu November 2025 Cair Lagi? Ini Cara Ceknya via HP
Advertisement . Scroll to see content

Penerima Bansos Mundur usai Rumah Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Mensos: Kita Hormati

Kamis, 27 November 2025 - 10:58:00 WIB
Penerima Bansos Mundur usai Rumah Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Mensos: Kita Hormati
Mensos Gus Ipul menghormati penerima bansos yang mengundurkan diri usai rumah ditempeli stiker bansos. (Foto: Dok. Kemensos)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan bahwa ada penerima bantuan sosial (bansos) yang mengundurkan diri karena rumahnya ditempeli stiker keluarga miskin. Namun, ia mengaku tidak mempermasalahkan hal itu dan akan menghormati keputusan tersebut.

“Memang ada sebagian yang kemudian mengundurkan diri. Tentu kita hormati yang seperti ini, kita apresiasi, kita berikan rasa hormat,” kata Gus Ipul dikutip Kamis (27/11/2025).

Gus Ipul menjelaskan bahwa penempelan stiker tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah, bukan pemerintah pusat.

Ia menilai, kebijakan itu membawa dampak positif karena membantu pemerintah memastikan ketepatan sasaran penyaluran bansos sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran publik terhadap pentingnya data penerima bantuan yang lebih akurat.

“Ya memang ada dampak positif ya dari penempelan stiker, meskipun itu adalah inisiatif daerah. Jadi penempelan stiker itu inisiatif daerah untuk memastikan bahwa memang yang menerima bansos itu adalah mereka yang memenuhi kriteria,” tutur dia.

Ia mengaku tidak mengetahui pasti daerah-daerah mana saja yang menempel stiker keluarga miskin di rumah penerima bansos. Namun, ia menyebutkan, sejumlah daerah lain juga punya caranya tersendiri untuk mengidentifikasi penerima bansos di samping memasang stiker.

Di sisi lain, kata dia, selain penerima yang keluar, Kemensos juga menerima lebih dari 600.000 usulan baru warga yang dinilai layak untuk mendapat bantuan.

“Jadi ada yang menyanggah orang lain atau keluarga-keluarga yang semestinya mereka tidak dapat bantuan tapi kok dapat bantuan. Itu ada yang 50 lebih. Nah ini kan kami jadikan sebagai bagian bahan untuk verifikasi, validasi,” ucap dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut