Pengamat Kritik Jokowi Reshuffle Kabinet: Bisa Apa Menteri Baru Kurang dari 3 Bulan?
JAKARTA, iNews.id - Pengamat politik Gun Gun Heryanto menyoroti reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang pelantikan Prabowo Subianto pada Oktober 2024 mendatang. Dia mempertanyakan efektivitas perombakan menteri yang dilakukan Jokowi menjelang akhir jabatannya yang kurang dari tiga bulan.
"Kalau kita bicara performa komunikatif menteri dengan ukuran kinerja menurut saya tidak di lagi situ konteks reshuffle-nya, misalnya bisa berbuat apa menteri di-reshuffle kurang dari tiga bulan? Bahkan dua bulan mungkin tidak efektif," ujar Gun kepada iNews, Senin (19/8/2024).
Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN) Jakarta itu menilai reshuffle kabinet kali ini sama sekali tidak terkait dengan efektivitas pemerintahan. Sebab, dia melihat keputusan Jokowi semata untuk mengamankan proses transisi pemerintahan ke Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Ini bukan bicara produktivitas kinerja, lebih pada upaya menjadi jembatan saja dari proses pasca-Oktober Pak Prabowo dilantik," kata dia.