Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Burj Al Arab Dubai Diserang Drone Iran, Fotonya Mengerikan!
Advertisement . Scroll to see content

Perang AS-Israel vs Iran, Kemenhaj Kerahkan Tim Sisir Jemaah Umrah Telantar di Arab Saudi

Minggu, 01 Maret 2026 - 10:35:00 WIB
Perang AS-Israel vs Iran, Kemenhaj Kerahkan Tim Sisir Jemaah Umrah Telantar di Arab Saudi
Ilustrasi Tim Kemenhaj menyisir ribuan jemaah umrah di Bandara Arab Saudi. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) mengirimkan tim mengantisipasi puluhan ribu jemaah umrah yang kini tertahan di Arab Saudi imbas eskalasi perang AS-Israel melawan Iran. 

Saat ini, tercatat 58.873 jemaah umrah yang masih berada di Arab Saudi. Kepulangan mereka ke Indonesia tertahan menyusul penutupan ruang udara di kawasan Timur Tengah. 

Penutupan ruang udara oleh negara tetangga seperti Qatar, UEA, hingga Irak mengakibatkan jadwal kepulangan jemaah Indonesia berantakan. Jemaah kini terjebak dalam situasi menunggu tanpa kepastian jadwal keberangkatan yang jelas. 

Mengantisipasi jemaah yang telantar semakin lama di kursi-kursi tunggu bandara, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah langsung menyiagakan personel di titik-titik vital. 

"Kami telah membentuk tiga tim yang bekerja dalam tiga shift 24 jam penuh. Petugas disebar di Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji Bandara Jeddah," tegas Staf Teknis Urusan Haji KUH Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, Minggu (1/3/2026). 

Tim gerak cepat di lapangan kini tengah berupaya melakukan negosiasi intensif dengan pihak maskapai dan syarikah (mitra travel). Fokus utama adalah memastikan jemaah yang telantar tetap mendapatkan hak-hak dasarnya, seperti konsumsi dan kepastian penginapan jika penundaan berlangsung lama.

"Kami terus berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik bagi jemaah yang jadwal kepulangannya terdampak langsung oleh dinamika keamanan regional ini," kata Ilham.

Keluarga Diminta Pantau PPIU

Di Jakarta, Dirjen Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, mengakui adanya dampak serius pada jadwal kepulangan puluhan ribu jemaah tersebut. Namun, ia menekankan agar jemaah yang tertahan di Saudi tidak melakukan tindakan gegabah yang bisa membahayakan keselamatan. 

"Posisi jemaah saat ini sudah terpetakan di SISKOPATUH. Kami minta jemaah tetap tenang di lokasi masing-masing dan terus berkomunikasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU)," ujar Puji.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut