Perang AS-Israel Vs Iran Memanas, Prabowo: Kita Harus Siap Hadapi Kesulitan!
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menyinggung kondisi global yang tak menentu. Dia mengajak seluruh pihak siap menghadapi kondisi sulit imbas perang AS-Israel melawan Iran.
“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan,” kata Prabowo di sela peresmian 218 jembatan bailey, armco, dan perintis secara virtual, Senin (9/2/2026).
Prabowo meyakini Indonesia bisa menghadapi berbagai situasi sulit yang mungkin terjadi ke depan. Dengan sistem yang ada saat ini, Prabowo ingin berbuat lebih agar segala kesulitan bisa teratasi.
"Kita punya kekuatan yang besar. Tapi saya juga akan jujur, saya akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar," ucap dia.
Curhat ke Prabowo, Bocah Nias yang Viral Minta Jembatan Tagih MBG dan Bermimpi Jadi Dokter
Prabowo kembali mengingatkan seluruh dunia mengalami goncangan akibat perang di Timur Tengah.
“Tetapi hari ini saya merasa bangga bahwa kita sekali lagi, Negara Kesatuan Republik Indonesia di mana Tentara Nasional Indonesia adalah salah satu pilar utama telah membuktikan kepada seluruh rakyat bahwa Tentara Nasional Indonesia adalah tentara rakyat,” jelas dia.
Prabowo Singgung Masih Ada Pejabat yang Kinerjanya Mengecewakan
Prabowo Soroti Konflik Timur Tengah, Tegaskan RI Non-Blok!
Dia menuturkan dunia tengah penuh dengan dinamika peperangan. Perang terjadi di sejumlah negara, seperti Ukraina hingga kawasan Timur Tengah.
“Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena. Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain,” tutur dia.
Prabowo menegaskan posisi Indonesia sudah tepat dalam menyikapi perang yang terjadi di sejumlah negara tersebut. Indonesia selalu berada di jalur bebas aktif non-blok, tidak memihak pada kekuatan negara mana pun.
“Bangsa kita, negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, non-blok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan, kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” ujar dia.
Prabowo menambahkan, semboyan Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya diterapkan dalam negeri, tapi ke luar negeri. Oleh karena itu, Indonesia menghormati semua bangsa, agama, ras, hingga etnis.
“Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis tapi kita bisa rukun,” jelas dia.
Editor: Rizky Agustian