Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rintis Program Pemberdayaan UMKM, DPW Partai Perindo DKI: Dukung Ekonomi Rakyat Kecil
Advertisement . Scroll to see content

Perindo Kecam Tindakan Asusila Guru Ngaji Terhadap Belasan Santri

Jumat, 10 Desember 2021 - 18:45:00 WIB
Perindo Kecam Tindakan Asusila Guru Ngaji Terhadap Belasan Santri
Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Santi Paramita. (Foto: Refi Sandi).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Partai Perindo mengecam keras perbuatan asusila yang dilakukan oleh guru mengaji Herry Wirawan (HW). Pelaku melakukan tindakan cabul terhadap belasan santri, bahkan salah satu korbannya sampai melahirkan dua kali.

Anggota Komite Eksekutif Konvensi Rakyat Partai Perindo Santi Paramita meminta agar penegak hukum memberikan hukuman maksimal terhadap pelaku.

"Partai Perindo sekali lagi mengutuk perbuatan biadab yang dilakukan oleh HW," ujar Santi di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Dia juga meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat agar mengambil tindakan dan langkah-langkah yang diperlukan terhadap para korban. Upaya ini, kata dia diperlukan agar mendapatkan pemulihan trauma yang dialami dan mempersiapkan mental serta psikologi para korban.

"Para korban juga perlu mendapatkan pendidikan sesuai hak tumbuh dan usianya. Untuk itu pemerintah daerah perlu juga menyiapkan konsep, program dan pola pendidikan yang tepat bagi para korban," ucapnya.

Selain itu dia juga mengajak kepada masyarakat dan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak yang bersekolah dengan konsep asrama. Komunikasi yang intensif dengan anak maupun para pengajarnya dinilai sangat diperlukan, sehingga para orang tua selalu mendapatkan info terkini. 

"Jangan sampai ada masalah yang sudah berjalan berlarut-larut baru diketahui. Dengan mengetahui suatu permasalahan lebih dini, maka diharapkan kejadian-kejadian buruk bisa dicegah," katanya.

Menurutnya, sekolah atau lembaga pendidikan juga perlu berhati-hati dalam mempekerjakan tenaga pengajar. Selain, kata dia perlu membuat sistem pengawasan di sekolah yang seketat mungkin berikut dengan segala sanksi yang diimplementasikan dengan tepat dan benar. 

Dia menuturkan, kementerian terkait juga diharapkan dapat membuat sistem pengawasan yang diterapkan secara berkala atas sistem pendidikan dan kegiatan belajar mengajar serta aktivitas di lingkungan sekolah-sekolah.

"Semoga kejadian ini tidak terulang lagi dan pengadilan dapat mengambil tindakan yang seadil-adilnya dengan menjatuhkan hukuman yang setinggi-tingginya kepada tersangka," ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut