Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teror di Kolombia! Heli Polisi Ditembak Jatuh, Pangkalan Udara Dibom Tewaskan 14 Orang
Advertisement . Scroll to see content

Perindo Kutuk Aksi Biadab Bom Bunuh Diri di Surabaya

Minggu, 13 Mei 2018 - 15:37:00 WIB
Perindo Kutuk Aksi Biadab Bom Bunuh Diri di Surabaya
Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo ( HT). (Foto: Okezone).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) mengutuk keras aksi serangan bom bunuh diri di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu (13/5/2018). Perindo juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban teror bom di Surabaya.

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo ( HT), mengajak seluruh masyarakat untuk merapatkan barisan menjaga keamanan. "Partai Perindo mengajak seluruh rakyat Indonesia merapatkan barisan menjaga keamanan, persatuan dan kesatuan bangsa," ujar HT di Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Ledakan terjadi di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) yaitu di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna.

Ledakan pertama terjadi di Gereja Maria Tak Tercela, yaitu pada sekitar pukul 06.30 WIB. Ada pun dua ledakan lain berjeda masing-masing lima menit setelah ledakan pertama. "Jam kejadian pukul 06.30 WIB di Gereja Santa Maria, kemudian di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.15 wib, serta Pantekosta pukul 07.53 wib," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Bom meledak sesaat sebelum umat Nasrani melakukan ibadah kebaktian Minggu. Peristiwa itu menyebabkan  korban jiwa dan luka-luka. Beberapa korban tewas, diketahui empat orang berasal dari Gereja Santa Maria, empat orang dari GPPS Jalan Arjuno, dan dua orang lainnya dari GKI Diponegoro.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut