Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur BI, Prabowo Resmi Kirim Surpres ke DPR
Advertisement . Scroll to see content

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:20:00 WIB
Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.755 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah ditutup naik 142 poin atau 0,79 persen ke level Rp17.755 per dolar AS pada akhir perdagangan, Senin (10/8/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan, Senin (10/8/2026). Mata uang garuda naik 142 poin atau 0,79 persen ke level Rp17.755 per dolar AS.

Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni adanya harapan bahwa Iran dan Oman akan segera mencapai kesepakatan yang berujung pada pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur yang sebelumnya melayani pengangkutan seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang pecah.

"Meskipun Iran pada hari Minggu menyatakan bahwa kesepakatan dengan Oman sudah berada di 'tahap akhir', negara itu menegaskan kembali bahwa jalur pelayaran tersebut baru akan dibuka kembali setelah Washington memenuhi syarat-syarat lain, termasuk pemberian kompensasi dari AS kepada Iran atas serangan-serangan luas yang terjadi," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Iran dan AS tidak sedang melakukan perundingan, dan Teheran tidak akan memulainya selama Washington melanggar kesepakatan sementara yang ditandatangani pada bulan Juni, ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi pada hari Minggu. 

Dalam ancaman tambahan terhadap pasokan, sebuah fasilitas minyak milik Arab Saudi diserang pada akhir pekan lalu. Perusahaan ADNOC milik Uni Emirat Arab pada hari Jumat menyatakan bahwa 15 kapalnya telah diserang saat melintasi Selat Hormuz sejak awal konflik.

Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengaku telah menyerang kilang minyak Jazan milik Saudi Aramco pada hari Minggu. Serangan ini terjadi dua hari setelah Arab Saudi menandatangani pakta pertahanan dengan sekutu sesama negara Muslim Sunni, yakni Turki dan Pakistan, sebagai respons terhadap meningkatnya ketidakstabilan kawasan akibat perang antara AS-Israel melawan Iran yang berhaluan Syiah. 

Secara terpisah, perusahaan ADNOC milik Uni Emirat Arab pada hari Jumat menyatakan bahwa 15 kapalnya telah diserang saat melintasi Selat Hormuz sejak awal konflik.

Dari sentimen domestik, Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Penunjukan ini tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang telah diserahkan kepada pimpinan DPR untuk mengisi posisi kepala bank sentral.

Kemudian, kepercayaan konsumen Indonesia kembali melemah pada Juli 2026. Indeks keyakinan konsumen (IKK) yang dirilis Bank Indonesia (BI) turun menjadi 116,8 dari 117,8 pada Juni 2026. Penurunan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun. Tren ini menunjukkan konsumen mulai lebih berhati-hati dalam melihat kondisi ekonomi dan menentukan keputusan belanja.

Meski turun, level IKK masih berada di atas 100. Artinya, konsumen secara umum masih optimistis terhadap kondisi ekonomi, meski tingkat keyakinannya terus menurun dalam tiga bulan terakhir. 

Jika tren penurunan berlanjut, ruang pertumbuhan konsumsi dapat ikut tertekan karena rumah tangga cenderung menahan belanja dan lebih selektif dalam mengalokasikan pendapatan. 

Dengan demikian, perkembangan IKK pada bulan-bulan berikutnya menjadi penting untuk melihat seberapa kuat daya tahan konsumsi domestik di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup menguat dalam rentang Rp17.700-Rp17.750 per dolar AS.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut