Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo bakal Luncurkan Layanan Perlinsos Digital 10 November
Advertisement . Scroll to see content

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, Bansos Bakal Ditransfer Tunai ke Penerima

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:47:00 WIB
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, Bansos Bakal Ditransfer Tunai ke Penerima
Ilustrasi bansos. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital pada 10 November 2026. Melalui program ini, bantuan sosial (bansos) akan disalurkan dalam bentuk transfer tunai kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Tadi ada kita laporkan mengenai perlinsos yang akan di-roll out atau di-launching oleh Presiden pada tanggal 10 November," ujar Luhut usai pertemuan dengan Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, penerapan Perlinsos Digital diharapkan menciptakan sistem penyaluran bantuan yang lebih adil dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan dukungan pemerintah.

Melalui skema tersebut, pemerintah juga berencana mengalihkan mekanisme pemberian bantuan dari subsidi produk menjadi transfer uang tunai langsung kepada penerima manfaat.

"Karena perlinsos ini akan memberikan keadilan kepada rakyat Indonesia yang berhak atau yang berhak untuk mendapat bantuan sosial dari pemerintah yang nanti akan diberikan dalam bentuk cash transfer. Jadi pemerintah pada ujungnya tidak memberikan subsidi kepada produk lagi," ucap Luhut.

Sementara itu, Anggota DEN Firman Hidayat mengungkapkan uji coba digitalisasi Perlinsos telah menjangkau seluruh wilayah Indonesia, meliputi 514 kabupaten/kota.

Hingga 20 Oktober 2026, sebanyak 11,5 juta kepala keluarga (KK) telah terdaftar dalam program tersebut. Proses pendaftaran juga didukung 775.000 agen Perlinsos yang membantu masyarakat mengakses program bantuan sosial.

"Per hari ini sudah ada 11,5 juta KK yang terdaftar dalam digitalisasi perlinsos program digitalisasi perlinsos. Dan ada 775.000 agen perlinsos yang akhirnya membantu pendaftaran warga-warga kita yang membutuhkan bantuan sosial," kata Firman.

Firman menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar melalui portal Perlinsos yang melampaui 600.000 orang setiap hari.

Selain perkembangan pendaftaran, DEN juga telah menyampaikan hasil studi uji coba Perlinsos Digital di Provinsi Bali kepada Presiden Prabowo. Hasil kajian tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi berpotensi mengurangi kesalahan dalam penentuan penerima bantuan sosial.

Berdasarkan hasil uji coba, tingkat exclusion error atau kesalahan yang menyebabkan masyarakat berhak tidak menerima bantuan berhasil ditekan sebesar 24,1 persen. Sementara itu, inclusion error atau kesalahan pemberian bantuan kepada masyarakat yang tidak berhak tercatat menurun sebesar 4,1 persen.

"Jadi artinya digitalisasi perlinsos ini mampu membuat proses bansos lebih transparan dan juga lebih tepat sasaran," jelas Firman.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut