Personel TNI Sita Onderdil Pembuatan Senpi di Perbatasan Papua Nugini
JAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas Pengaman Perbatasan Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Yonif Raider 100/PS melakukan giat pemeriksaan kendaraan di jalan lintas Workwana-Wambes, Kabupaten Keerom, Papua. Dalam pemeriksaan tersebut, petugas berhasil menemukan amunisi dan spare part senjata api (senpi).
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS, Mayor Inf M Zia Ulhaq menuturkan, pemeriksaan kendaraan yang melintasi wilayah perbatasan merupakan salah satu tugas pokok Satgas pamtas dalam mencegah tindakan pelanggaran hukum maupun tindakan ilegal.
"Pemeriksaan yang rutin kami lakukan menemukan amunisi dan spare part senjata, yang kemungkinan digunakan oleh orang tak dikenal (OTK) untuk menyebarkan teror ataupun aksi kejahatan baik kepada aparat TNI-Polri maupun masyarakat di sekitarnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/9/2020).
Dansatgas memastikan, pemeriksaan akan terus dilakukan. Selain itu patroli keamanan untuk mencegah tindak kejahatan juga bakal terus dilaksanakan secara rutin.
"Hal ini untuk mencegah terjadinya praktik penyelundupan barang-barang terlarang berupa minuman keras, senjata api, amunisi, dan juga satwa yang dilindungi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Wadanpos Workwana, Sertu Touhadi mengatakan, dirinya bersama beberapa orang anggotanya melaksanakan pemeriksaan tersebut pada malam hari. Menurutnya kejahatan lebih banyak dilakukan pada malam hari.
“Pemeriksaan ini sengaja kami laksanakan pada malam hari untuk meminimalisasi tindakan kejahatan dan transaksi barang ilegal dengan memanfaatkan situasi," ucap Touhadi.
Dia menjelaskan penemuan amunisi dan spare part sejata tesebut diperoleh dari pengendara sepeda motor yang akan melintasi batas pemeriksaan. Saat itu pengendara sepeda motor ragu-ragu melintas dan menghentikan lajunya 50 meter sebelum pos.
"Kami melihat pengendara sepeda motor melaju dari Tami menuju Arso dan berhenti 50 meter dari petugas pemeriksa. Setelah diperiksa dan tidak ditemukan hal menonjol oleh tim, kami persilakan pengendara tersebut melanjutkan perjalanan. Tapi kami menemukan bungkusan di sekitar parit tidak jauh dari lokasi motor tersebut berhenti dan bungkusan tersebut kami amankan," ujarnya.
Saat dibuka, bungkus tersebut berisi spare part senjata laras sedang atau pendek siap dirakit sebanyak dua unit, per senjata dua unit, kamar amunisi rakitan lima unit, dan picu rakitan empat unit. Sementara itu, untuk amunisi ditemukan kaliber 5,56 sebanyak 16 butir, amunisi 38 sebanyak tiga butir, amunisi 7,62 sebanyak dua butir, dan amunisi senjata SMR satu butir.
Kemudian barang lainnya berupa obat sakit kepala sebanyak dua strip, remote motor, dan kacamata hitam. Dia menuturkan, hasil dari penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan dan diserahkannya kepada komando atas.
Editor: Rizal Bomantama