Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bondowoso Jatim Dilanda Kekeringan, 149 KK Terdampak
Advertisement . Scroll to see content

Peta Zonasi Risiko Penyebaran Covid-19, di Jawa Timur 60 Persen Berasal dari 1 Kota

Senin, 27 Juli 2020 - 13:26:00 WIB
Peta Zonasi Risiko Penyebaran Covid-19, di Jawa Timur 60 Persen Berasal dari 1 Kota
Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Dokter Dewi Nur Aisyah. (Foto: BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia tidak bisa disamaratakan. Setiap wilayah memiliki risiko yang berbeda-beda.

Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Dokter Dewi Nur Aisyah mengatakan, peta zonasi risiko penyebaran Covid-19 dibuat untuk memetakan suatu wilayah akan masuk ke dalam zona risiko tinggi, sedang, rendah ataupun hijau.

“Data Indonesia dari Sabang sampai Merauke ada 514 kabupaten kota, di sana saya melihat, Indonesia berbeda-beda. Kita tidak bisa langsung menyamaratakan dari ujung yang satu ke ujung yang lain karena ternyata ada perbedaan dari jumlah kasus, orang yang meninggal, orang yang dirawat dan sebagainya,” ujar Dewi di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Dia mencontohkan kasus Covid-19 di Jawa Timur, 60% hanya berasal dari 1 kota saja. Padahal, ada 38 kabupaten kota di Jawa Timur.

“Bahkan, di satu provinsi ada kabupaten kota yang tidak bisa kita lihat semuanya sama," ucapnya.

Menurutnya, peta zonasi risiko akan memudahkan dalam menganalisis penanganan Covid-19 di suatu wilayah. “Jadi kita melihat semua tidak bisa kita samakan. Apakah semua merah di Jawa Timur oh belum tentu," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut