PGI Ingatkan Pemerintah Netral dalam Pemilu: Kita Harap Demokrasinya Substansial
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom mengingatkan pemerintah untuk bersikap netral dalam Pemilu 2024. Dia berharap pesta demokrasi dapat berjalan dengan jujur dan adil.
"Harapan kita bahwa pemilu ini sebagai bagian dari demokrasi bisa berlangsung dengan jujur, adil. Pemilu tidak hanya sekadar formalistik sehingga demokrasi kita jauh dari nilai-nilai demokrasi," ucap Gomar.
Dia menyebutkan berbagai bentuk ketidaknetralan pemerintah dalam Pemilu 2024 akan menyakiti hati masyarakat.
"Yang kita harapkan adalah demokrasinya substansial. Tidak hanya sekadar prosedural mekanis, tetapi nilai-nilai kejujuran, kesetaraan, keterbukaan itu betul-betul ditunjukkan. Dan negara hadir sebagai penyelenggara, negara (harus) hadir dengan penuh netralitas," katanya.
Ganjar Pranowo Ditemani HT Dialog dengan Pengurus PGI
PGI bersama pimpinan gereja dari berbagai denominasi, kata Gomar, juga akan berupaya mengawal demokrasi yang jujur dan transparan agar dapat memiliki hasil yang dipercaya masyarakat.
"Bahkan kita mendorong warga gereja, kami sudah mengimbau semua pimpinan gereja, mendorong warga gereja ikut dalam kawal pemilu," kata Gomar Gultom.
Hadir di PGI, Hary Tanoesoedibjo Sambut Kedatangan Capres Ganjar Pranowo
"Kita ingin pemilu yang jujur. Legitimate nanti hasilnya. Buat apa kita menang kalau tidak legitimate. Itu perlu sekali," ujar Gomar.
Sebagaimana diketahui, Ganjar Pranowo didampingi Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid serta Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo berkunjung ke kantor PGI di Grha Oikumene, Salemba, Jakarta, Senin (22/1/2024).
Kunjungi Kantor PGI, Ganjar Terima Masukan soal Perbaikan Daerah Terpencil hingga Papua Damai
Editor: Rizky Agustian