Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Megawati Absen Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP: Ada Kegiatan Lain
Advertisement . Scroll to see content

Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026, Menag Serukan Persatuan dan Waspada Fitnah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:32:00 WIB
Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026, Menag Serukan Persatuan dan Waspada Fitnah
Menag Nasaruddin Umar memimpin doa pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin pembacaan doa dalam Sidang Tahunan MPR Tahun 2026 yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026) pagi.

Dalam doanya, Nasaruddin memanjatkan harapan agar momentum Sidang Tahunan MPR menjadi titik balik untuk memperkuat sinergi seluruh potensi bangsa. Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga menekankan pentingnya menjaga martabat bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

"Semoga sidang tahunan kali ini menjadi momentum terbaik untuk menyinergikan segenap potensi bangsa yang telah Engkau anugerahkan kepada kami. Yaitu sebuah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan, kesatuan, dan kebersamaan di dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsanya," ujar Nasaruddin.

Dia juga secara khusus memohon perlindungan bagi bangsa Indonesia dari berbagai ancaman, baik internal maupun eksternal.

"Ya Allah, lindungilah kami dari fitnah dan pengkhianatan. Selamatkan kami dari berbagai tipu daya dan rekayasa negatif hamba-Mu. Sadarkanlah diri kami untuk mengoreksi diri jika fitnah dan kritikan mereka itu benar. Ampuni mereka jika fitnah dan kritikan mereka itu keliru," katanya.

Selain itu, Nasaruddin memohon pertolongan Tuhan bagi rakyat yang sedang mengalami kesulitan. Dia menegaskan setiap warga negara, tanpa memandang tingkat ketaatan agamanya, berhak mendapatkan perlindungan.

"Ya Allah, bantulah siapapun hamba-Mu yang terzalimi, yang lemah di muka bumi ini, baik yang taat beragama maupun yang belum taat, karena sesungguhnya mereka juga adalah hamba ciptaan-Mu yang membutuhkan pertolongan," ujarnya.

Menutup doanya, Nasaruddin berharap Indonesia dapat bertransformasi menjadi negara yang makmur dan damai.

"Jadikanlah bangsa dan negeri kami sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut