Pimpin Pertempuran Palagan Ambarawa, Ini Kisah Sudirman Gerilyawan Terakhir
JAKARTA, iNews.id - Setelah proklamasi kemerdekaan, perjalanan republik baru bernama Indonesia tidak lah berjalan mulus. Serangkaian peperangan masih saja terjadi.
Berbeda dengan Sukarno dan Hatta yang memilih jalur diplomasi dengan Belanda, muncul juga sosok Sudirman yang memilih perang gerilya untuk mempertahankan kemerdekaan. Palagan Ambarawa menjadi perang besar pertama yang berhasil dia pimpin dan menjadi prestasi cemerlangnya.
Selanjutnya dalam sebuah pemilihan panglima TKR, Sudirman yang notabene tidak memiliki pendidikan dan karier militer yang moncer, ternyata unggul mengalahkan Urip Sumoharjo yang sebenarnya lebih senior. Saat Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948 dan terjadi serangan di Yogyakarta, Sudirman yang dalam keadaan sakit tetap memilih memimpin perang gerilya.
Sudirman baru kembali ke Yogyakarta pada 10 Juli 1949, beberapa bulan sebelum Belanda akhirnya mengakui kedaulatan Republik Indonesia. Sudirman wafat pada 29 Januari 1950 di usia 34 tahun.
Untuk mengetahui kisah Sudirman selengkapnya, saksikan program The Untold Story, Kamis (22/8/2019), pukul 19.30 WIB, hanya di iNews. Kali ini episode yang diusung adalah Jenderal Sudirman Gerilyawan Terakhir.
Video Editor: Ifaldi Musyadat
Editor: Tuty Ocktaviany