Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Aksi Begal Payudara Siswi di Bekasi, Polisi Tangkap Pria 42 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Belum Lakukan Pencarian via Udara Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Ini Alasannya

Rabu, 09 September 2026 - 14:33:00 WIB
Polisi Belum Lakukan Pencarian via Udara Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Hilang Kontak saat Meliput Anak Krakatau, Ini Alasannya
Ilustrasi pencarian jurnalis iNews dan 4 wartawan hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau masih dilakukan via laut dan bukan udara. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pencarianjurnalis iNews Yudistiro Pranoto dan 4 wartawan lainnya yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten masih difokuskan melalui jalur laut hingga Rabu (9/9/2026). Polda Banten belum melakukan pencarian melalui udara.

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan pemantauan dari udara belum dilakukan. Langkah tersebut karena masih menunggu perkembangan situasi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Untuk sampai dengan sekarang belum. Nanti melihat perkembangan hari ini, saya akan minta petunjuk. Kita bisa juga melakukan pemantauan, tetapi situasi erupsi juga harus menjadi pertimbangan,” ungkap Hengki, Rabu (9/9/2026).

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap rombongan media yang hilang kontak. Tim terpadu langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan operasi SAR dilanjutkan hingga hari ini.

“Sejak mendapatkan informasi pada hari Selasa, tim sudah melakukan pencarian. Dari kemarin hingga hari ini dilanjutkan, baik Basarnas, Polda, Polairud, Lanal, TNI, BPBD dan unsur terkait lainnya bersama-sama melakukan pencarian,” kata Hengki.

Hengki menegaskan keselamatan personel menjadi perhatian utama selama operasi pencarian. Polda Banten juga memastikan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia yang dikerahkan dalam operasi tersebut siap digunakan.

Sementara itu, Polda Banten menyiapkan pos antemortem dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes). Pos tersebut disiapkan sebagai langkah kesiapsiagaan apabila proses identifikasi diperlukan.

"Kami telah menyiapkan posko antemortem sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mendukung proses identifikasi apabila diperlukan," ucap Hengki.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut