Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Volume Kendaraan Meningkat, One Way Diterapkan dari GT Kalikangkung hingga Salatiga
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Terapkan One Way di Lingkar Gentong Malam Ini, Antisipasi Lonjakan Kendaraan 

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:57:00 WIB
Polisi Terapkan One Way di Lingkar Gentong Malam Ini, Antisipasi Lonjakan Kendaraan 
Polresta Tasikmalaya Kota menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way selama 30 menit di Lingkar Gentong, Kamis (19/3/2026) malam. (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id - Polresta Tasikmalaya Kota menerapkan rekayasa lalu lintas satu arah atau one way selama 30 menit dari pukul 19.45-20.15 WIB di Lingkar Gentong. Hal ini dilakukan setelah kendaraan yang melintas di wilayah itu kembali padat pada, Kamis (19/3/2026) malam. 

Penerapan one way juga dilakukan demi mengantisipasi lonjakan arus kendaraan secara serentak dari arah Garut. Sebab, one way juga diterapkan secara situasional di area Garut sampai menuju perbatasan Tasikmalaya.

"One way malam ini kelanjutan dari penerapan one way oleh Polres Garut. Jadi kami kuras dulu kendaraan (melalui one way) di Lingkar Gentong sampai Sukamantri, baru nanti di Garut bisa diberlakukan one way," ucap Kasat Lantas AKP Riki Kustiawan kepada iNews.id, Kamis (19/3/2026).

Riki menambahkan, jajarannya menutup jalur sepanjang 6 kilometer (km) dari Lingkar Gentong sampai Simpang Sukamantri. Petugas yang berjaga di blokade di Sukamantri mengarahkan kendaraan memasuki jalur one way ke arah jalan Pasar Ciawi. 

Dari sana, kendaraan bisa melaju terus mengikuti jalan sampai bertemu di Jalan Ciawi-Rajapolah untuk melanjutkan perjalanan ke Ciamis hingga Jawa Tengah.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Polres Garut untuk menyesuaikan jadwal one way," tuturnya.

Adapun durasi one way melihat seberapa kepadatan kendaraan. Dalam dua hari terakhir, kepolisian tercatat melakukan one way sebanyak empat kali dengan durasi 30 menit setiap satu sesinya.

Puncak arus mudik diprediksi mulai sejak H-2 lebaran, dengan estimasi kendaraan yang melintas lebih dari 2.000 kendaraan per jam. Adapun pada petang kemarin, kendaraan per jam berkisar 1.800 kendaraan. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut