Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Identitas Sopir Bus ALS dan Truk Tangki yang Terlibat Kecelakaan
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki, Sopir Hindari Lubang

Rabu, 06 Mei 2026 - 21:36:00 WIB
Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki, Sopir Hindari Lubang
Bus ALS terbakar hebat usai terlibat kecelakaan maut dengan truk tangki di Kabupaten Muratara, Sumsel, Rabu (6/5/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Polisi mengungkap penyebab kecelakaan maut Bus ALS menabrak truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang menewaskan 16 orang. Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Rabu (6/5/2026) siang. 

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan, kecelakaan ini bermula dari upaya sopir Bus ALS yang mengangkut 18 penumpang berupaya menghindari jalan berlubang.

"Sesampainya di tempat kejadian diduga mobil Als menghindari lubang dan membelokan mobil ke kanan, dari arah Lubuklinggau menuju ke Jambi sehingga menabrak mobil tangki Seleraya dari arah Jambi menuju ke arah Lubuklinggau," kata Nandang.

Akibat kejadian itu, pengemudi dan penumpang truk tangki meninggal di tempat lantaran terbakar. Nasib serupa juga menimpa sopir bus ALS.

"Akibat kejadian tersebut pengemudi dan penumpang mobil Seleraya meninggal dunia terbakar di dalam mobil dan untuk pengemudi mobil bus meninggal dunia untuk penumpang belum diketahui," kata Nandang.

Dia menerangkan, petugas masih melakukan proses identifikasi pada para korban jiwa yang berada di bus ALS. Namun, ia berkata, ada 16 korban jiwa dalam insiden tersebut. "16 Jenazah di RSUD Lubuklinggau. (Korban jiwa) masih proses identifikasi," kata Nandang.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut