Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kenapa Jokowi Baru Tunjukkan KTA PSI di Bandung? Ternyata Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Politisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah kok Malah Pamer KTA PSI

Minggu, 27 September 2026 - 14:40:00 WIB
Politisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah kok Malah Pamer KTA PSI
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan langsung kartu tanda anggota atau KTA PSI. (Foto: PSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menyindir Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang memamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Guntur mengaitkan aksi Jokowi tersebut dengan polemik ijazah yang masih menjadi perhatian publik.

"KTA PSI itu apa ya? Partai Sengketa Ijazah?" kata Guntur Romli saat dihubungi, Minggu (27/9/2026).

Mantan kader PSI itu menilai langkah Jokowi memamerkan KTA PSI berbanding terbalik dengan permintaan publik terkait transparansi ijazah. Menurutnya, polemik tersebut perlu diselesaikan agar tidak terus menimbulkan kegaduhan.

"Diminta nunjukin ijazah agar tidak makin gaduh, kok malah nunjukin KTA, hehehe," ujarnya.

Guntur kembali meminta Jokowi dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk memenuhi permintaan yang dia sebut berasal dari publik terkait dokumen pendidikan mereka.

"Baik Jokowi diminta nunjukin ijazah S1 UGM-nya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya," pungkasnya.

Sebelumnya, Jokowi menunjukkan KTA PSI saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyatakan dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

Jokowi bahkan membacakan nomor keanggotaan yang tertera pada KTA tersebut di hadapan kader PSI.

“Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya,” kata Jokowi, Sabtu (26/9/2026).

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut