Politisi PSI Tepis Anggapan Polemik IMIP sebagai Makar: Jangan Berlebihan!
JAKARTA, iNews.id - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Sinaga menepis anggapan segelintir pihak yang memandang polemik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sebagai bentuk makar. Dia menegaskan IMIP didirikan murni atas dasar kesepakatan bisnis.
"Kalau dibilang ini adalah makar karena tidak boleh sejengkal tanah bangsa dikuasai, namanya kawasan industri sudah ada deal-deal-nya. Kalau dikuasai tanah itu, ini bukan perang, ini namanya deal business," ujar Ronald dalam program Rakyat Bersuara bertajuk Ada Bandara 'Hantu', Tanpa Otoritas Negara? di iNews, Selasa (2/12/2025).
Dia mengatakan pendirian kawasan industri di Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng), diketahui oleh seluruh pejabat negara.
"Waktu itu Mou-nya ditandatangani oleh dua kepala negara dari Indonesia dan dari China, waktu itu sama-sama presiden," kata dia.
Dia pun meminta pihak-pihak yang memandang pendirian kawasan industri itu sebagai bagian dari makar untuk jangan berlebihan.
"Jangan terlalu berlebihan ini makar. Kalau ada tentara China landing di situ, bukan di kawasan industri tapi di Kota Morowali dengan senjata lengkap, dengan senjata lengkap, terus dikuasai Kota Morowali itu beda cerita, itu makar. Tapi ini kawasan industri, jadi bisa dibedakanlah," kata dia.
Editor: Rizky Agustian