Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Siapkan Rekayasa Lalin di Jalan Tol hingga Arteri saat Arus Mudik 2026
Advertisement . Scroll to see content

Polri Bongkar Peredaran 2,5 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah, 1 Pelaku Ditembak Mati

Kamis, 29 April 2021 - 02:44:00 WIB
Polri Bongkar Peredaran 2,5 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah, 1 Pelaku Ditembak Mati
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers pengungkapan kasus peredaran narkotika jenis sabu 2,5 ton. (Foto: MNC Portal/Puteranegara Batubara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Satgassus Polri membongkar peredaran narkotika jenis sabu seberat 2,5 ton asal jaringan Timur Tengah, Malaysia dan Indonesia. Peredaran narkotika jenis sabu itu dikendalikan terpidana hukuman mati di lembaga pemasyarakatan (lapas)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, peredaran barang haram senilai Rp1,2 triliun tersebut dikendalikan dari balik lapas. 

"Tersangka KNK, AW, HG, A, MI, dan AL merupakan terpidana di lapas dengan hukuman diatas 10 tahun dan hukuman mati. Namun mereka masih bisa menjadi pengendali jaringan narkotika," kata Sigit dalam jumpa pers di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021).

Pada pengungkapan tersebut, Polri menangkap 18 orang tersangka, dengan rincian 17 di antaranya Warga Negara Indonesia (WNI) dan satu Warga Negara Asing (WNA) Nigeria. Salah satu pelaku harus diberikan tindakan tegas dan terukur atau tembak mati.

Adapun peran dari tersangka tersebut, yakni, tujuh orang sebagai jaringan pengendali. Mereka adalah S, AAM, KNK, AW, HG, A, dan MI.

Lalu, delapan orang sebagai jaringan transporter yaitu, M, MN, FR, MD, B, UI, R, dan AMF. Dan tiga orang sebagai jaringan pemesan OL, AL, dan SL. 

Sabu 2,5 ton didapat dari tiga lokasi yang berbeda. Pertama di Parkiran Ali Kopi Lampaseh Kota, Kuta Raja, Kota Banda Aceh dan Pantai Lambada Lhok, Kabupaten Aceh Besar. Dalam hal ini, aparat mengamankan barang bukti seberat 1.278 Kilogram.

TKP kedua, berada di Lorong Kemakmuran, Kecamatan, Meureubo, Kabupaten,  Aceh Barat, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, dengan barang bukti seberat 1.267 Kilogram. Lalu, TKP ketiga Pertokoan Daan Mogot, Jalan Tampak Siring Jakarta Barat.

"Kami ungkap kurang lebih 2,5 ton narkoba sabu asal Timur Tengah, Malaysia yang masuk ke Indonesia," ujar Sigit.

Sigit menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk tidak segan menindak tegas kepada seluruh pengguna maupun bandar narkoba yang ada di Indonesia.

Tak hanya itu, Sigit juga meminta untuk menindak oknum aparat kepolisian yang mencoba bermain-main dengan barang haram tersebut.

"Saya tekankan untuk seluruh anggota tindak tegas pelaku narkoba tak ada toleransi pengguna pelaku utamanya. Bahkan anggota kedapatan pengguna atau ikut terlibat berikan tindakan tegas usut tuntas sampai ke akar-akarnya," kata Sigit.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut