Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Rakyat Kita Banyak yang Miskin, tapi Masih Bisa Tersenyum
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Bentuk Denwalsus, Pengamat: Sebaiknya di Bawah Mabes TNI untuk Hindari Polemik

Rabu, 14 April 2021 - 06:56:00 WIB
Prabowo Bentuk Denwalsus, Pengamat: Sebaiknya di Bawah Mabes TNI untuk Hindari Polemik
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membentuk Denwalsus. (Foto: Kemhan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi membentuk Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus). Mereka bertugas mengawal Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan tamu penting dalam maupun luar negeri Kemhan berstandar VVIP.

Pengamat Intelijen dan Keamanan Negara, Stanislaus Riyanta berpendapat Denwalsus lebih baik berada di bawah naungan Markas Besar (Mabes) TNI. Hal itu bertujuan agar menghindari polemik berkepanjangan yang berkonotasi negatif.

"Untuk menghindari polemik yang negatif maka Denwalsus sebaiknya tetap di bawah Mabes TNI," ujar Riyanta ketika dihubungi di Jakarta, Rabu (14/4/2021). 

Menurutnya, jika Kemhan memerlukan maka pasukan tersebut di Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Kemhan. Dia menjelaskan perlu juga memperhitungkan tugas dari Dewanlsus seperti seberapa sering kedatangan tamu kenegaraan.

"Sehingga alokasi pasukan Denwalsus itu bisa lebih tepat apakah permanen penugasan di Kemhan atau tetap di satuan masing-masing namun siap untuk BKO ke Kemhan jika diperlukan," ucapnya.

Pada dasarnya, sambung Riyanta, setiap menteri telah memiliki standar protokol pengamanan baik yang disiapkan oleh negara. Menurutnya, untuk jabatan setingkat menteri hal itu dapat menyesuaikan dengan tingkat ancaman serta kebutuhan.

"Tamu setingkat kepala negara sudah mendapat pengawalan dari Paspampres. Kalau tamu setingkat menteri bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat ancamannya. Jika jajar kehormatan dalam penyambutan tamu memang diperlukan sehingga perlu ada Denwalsus, memang sebaiknya tetap dibawah Panglima TNI," ujarnya.

Dia mengungkapkan, cara lain pembentukan Denwalsus yaitu menghimpun anggota TNI yang bekerja di Kemhan. Sehingga tidak perlu lagi BKO dari Satuan TNI.

"Ini lebih efektif karena sehari-hari bekerja di Kemhan jadi lebih maksimal dalam penugasan tambahan seperti sebagai anggota Denwalsus," katanya.

Sebagaimana diketahui, pembentukan Denwalsus ini pertama kali diketahui dari unggahan video Sekretaris Pribadi Prabowo, Rizky Irmansyah dalam akun instagram pribadinya @rizky_irmansyah dikutip Jumat (9/4/2021). Rizky dalam keterangan unggahannya menuturkan, sebelum diterima sebagai bagian dari Denwalsus, para orang-orang terpilih ini telah dilatih di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Komando Pasukan Khusus (Pusdiklat Kopassus) Batujajar, Jawa Barat.

"Detasemen Kawal Khusus (Denwalsus) Kementerian Pertahanan yang dibetuk oleh Menteri Pertahanan Pak Prabowo Subianto. Mereka dilatih, ditempa, dididik di Batu Jajar Pusdiklat Kopassus di Jawa Barat," kata Rizky.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut