Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Canda Presiden Sebut yang Bernama Prabowo Orang Baik
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: Energi Nasional Harus Dikelola Bersih, Amanah dan Transparan

Senin, 12 Januari 2026 - 23:43:00 WIB
Prabowo: Energi Nasional Harus Dikelola Bersih, Amanah dan Transparan
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya membangun negara yang percaya diri dan bangga terhadap kemampuan bangsa sendiri. Kepala negara menekankan Indonesia tidak boleh terus-menerus merasa rendah diri atau bergantung pada bangsa lain, melainkan berdiri di atas kaki sendiri di setiap bidang kehidupan.

“Kita harus jadi bangsa yang percaya diri. Kita harus jadi bangsa yang bangga dengan prestasi kita. Kita tidak boleh jadi bangsa yang rendah diri, bangsa yang selalu merasa kalah, merasa selalu tidak mampu bersaing sama bangsa lain, kita tidak boleh," ujar Prabowo dalam sambutannya pada peresmian infrastruktur energi terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin (12/1/2026). 

"Di setiap bidang kehidupan kita harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang percaya diri, bangsa yang mampu berdiri di atas kaki kita sendiri," imbuhnya.

Dalam konteks ketahanan energi, Prabowo menyampaikan rasa bangga atas langkah yang diambil pemerintah menuju kemandirian energi nasional. Menurutnya, kemandirian energi merupakan syarat mutlak bagi kemerdekaan sejati suatu bangsa, apalagi Indonesia memiliki sumber daya yang memadai. 

“Hari ini satu langkah lagi di bidang energi kita menuju kemampuan kita untuk mandiri, kemampuan kita untuk berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita tidak boleh tergantung energi kita dari luar, tidak boleh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan pengelolaan sumber daya energi harus dilakukan secara amanah, bersih, dan transparan. Kepala negara mengingatkan praktik markup merupakan bentuk penipuan dan pencurian yang tidak dapat ditoleransi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut