Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: TNI yang Hebat Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Ingatkan TNI Tak Boleh Jauh dari Rakyat: Jiwa dan Ragamu Milik Indonesia!

Senin, 05 Oktober 2026 - 11:53:00 WIB
Prabowo Ingatkan TNI Tak Boleh Jauh dari Rakyat: Jiwa dan Ragamu Milik Indonesia!
Presiden Prabowo Subianto berpesan kepada prajurit TNI agar tidak jauh dari rakyat. (Foto: screenshot)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus selalu dekat dengan rakyat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Sebab, para prajurit telah bersumpah untuk mengabdikan diri kepada Tanah Air.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

"Saya katakan tadi TNI lahir dari rakyat, TNI berjuang bersama rakyat. TNI adalah tentara pejuang kemerdekaan. Sebelum negara bisa memberi anggaran, TNI berdiri dari rakyat, tanpa digaji, yang memberi makan TNI adalah seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, seluruh kekuatan TNI harus dipersembahkan untuk melindungi rakyat. Dia menekankan pengabdian seorang prajurit tidak lagi hanya untuk kepentingan pribadi maupun keluarga.

"Jiwamu, ragamu sudah bukan milikmu lagi, sudah bukan milik keluargamu lagi. Jiwa dan ragamu milik rakyat Indonesia,' ungkapnya.

Eks Menteri Pertahanan ini juga meminta seluruh prajurit tidak menjauh dari masyarakat. Dia juga menekankan pentingnya kepekaan terhadap persoalan yang dihadapi rakyat.

"Karena itu jangan pernah jauh dari rakyat, harus di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat, harus hadir ketika rakyat membutuhkan," sambung dia.

Dia turut mengapresiasi prajurit TNI yang selama ini terjun langsung membantu masyarakat dalam berbagai situasi bencana.

"Saya melihat sendiri bagaimana prajurit kita hadir ketika terjadi bencana. Ketika terjadi banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, kebakaran hutan, Saudara-saudara datang tanpa diperintah. Setiap komandan mengambil inisiatif, setiap panglima tidak menunggu perintah dari atas. Kesulitan rakyat adalah tanggung jawab Tentara Nasional Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo pun menyoroti keberanian prajurit yang tetap membantu masyarakat ketika kondisi di lokasi bencana masih berbahaya.

"Saudara datang ketika jalan terputus, Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya membantu rakyat menghadapi bencana," ujar Prabowo.

Menurut dia, prajurit TNI juga menjalankan berbagai tugas kemanusiaan, mulai dari mengevakuasi warga hingga membuka akses menuju wilayah yang terisolasi.

"Saudara-saudara membantu evakuasi, membuka jalan, mendirikan ribuan jembatan, membawa makanan dan obat-obatan ke tempat-tempat yang terpencil dan terputus. Di saat-saat sulit seperti itulah rakyat melihat siapa yang benar-benar hadir bersama mereka," tambahnya.

Di akhir amanat, Prabowo menyampaikan terima kasih sekaligus penghormatan kepada seluruh prajurit TNI. Dia meminta TNI terus mempertahankan jati diri sebagai tentara yang dekat dengan masyarakat.

"Terus menjadi tentara rakyat. Tentara yang kuat adalah tentara yang dekat dengan rakyat," tutup Prabowo.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut