Prabowo: Kami Menolak Hasil Penghitungan Pemilu yang Curang

Ilma De Sabrini ยท Selasa, 14 Mei 2019 - 21:00 WIB
Prabowo: Kami Menolak Hasil Penghitungan Pemilu yang Curang

Capres 02 Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik di acara konferensi pers tentang kecurangan pemilu, Jakarta, Selasa (14/5/2019). (Foto: iNews.id/Ilma Naviah de Sabrini).

JAKARTA, iNews.id, – Capres 02 Prabowo Subianto menolak hasil penghitungan suara Pilpres 2019 yang dinilainya penuh kecurangan. Dia pun mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersikap jujur.

Pernyataan Prabowo diungkapkan saat memberikan pidato di acara konferensi pers bertajuk "Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019" yang digelar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Prabowo tegas menolak hasil penghitungan suara yang saat ini memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

"Tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan, ketidakjujuran," kata Prabowo di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

BACA JUGA: Hitungan Internal BPN: Prabowo-Sandi 55,42%, Jokowi-Ma'ruf 44,14%

Sikap ini merespons hasil paparan BPN tentang dugaan kecurangan di Pemilu 2019. Kendati demikian, mantan komandan jenderal Kopassus itu masih berharap kepada pegawai KPU untuk jujur demi kemajuan bangsa.

"Kami masih menaruh secercah harapan. Kami mengimbau insan-insan di KPU, kau anak-anak Indonesia di KPU, sekarang nasib bangsa Indonesia ada di pundakmu," ucapnya.

Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso menegaskan, kubu 02 menolak tegas hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU karena dinilai tidak adil dan diwarnai banyak kecurangan sehingga merugikan Paslon 02.

BPN menyebut kecurangan itu terstruktur, sistematis, dan masif. BPN pun meminta hal ini diusut.

"Kami Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi bersama rakyat Indonesia yang sadar hak-hak demokrasinya menyatakan menolak hasil perhitungan suara dari KPU RI yang sedang berjalan," ujar Djoko.


Editor : Zen Teguh