Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Kita Masih Kurang Pandai Kelola Air, Kadang-kadang Jadi Banjir
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: Keracunan MBG 0,0007 Persen, Error yang Manusiawi

Senin, 20 Oktober 2025 - 17:08:00 WIB
Prabowo: Keracunan MBG 0,0007 Persen, Error yang Manusiawi
Presiden Prabowo Subianto (foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyasar 36,7 juta penerima. Menurutnya, 1,4 miliar porsi makanan sudah dibagikan ke penerima manfaat sejak 6 Januari 2025.

“Hari ini sudah 1,4 miliar porsi MBG sudah dimasak dan dibagikan sejak 6 Januari 2025. Hari ini ada 36,7 juta anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang sudah menerima makan bergizi gratis ini,” kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna, Senin (20/10/2025).

Prabowo mengatakan, angka itu merupakan 6 kali populasi warga Singapura. Prabowo menilai, hal itu menjadi prestasi luar biasa dan menjadi perhatian banyak negara.

“Ini mungkin tiap hari kita beri makan enam (populasi) Singapura mungkin. Ini prestasi yang dipantau banyak negara, yang saya tahu Presiden Brasil memberi tahu kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta, kita alhamdulillah dalam satu tahun mencapai 36 juta," ujar dia.

Presiden kemudian membeberkan keracunan akibat MBG yang saat ini tercatat 8.000 kasus. Secara statistik, lanjut dia, kasus itu tercatat 0,0007 persen dari total 1,4 miliar porsi MBG yang sudah dibagikan. Menurutnya, kekurangan itu masih termasuk dalam koridor yang manusiawi.

“Ada beberapa ribu yang keracunan makan sakit perut. Tetapi kalau diambil statistik, 8.000 dari 1.410.00.000 saya kira masih dalam koridor error yang manusiawi. Kalau tidak salah katakanlah angka yang sakit itu adalah 0,0007 persen, yang berarti 99,99 persen berhasil," imbuhnya.

Dia menegaskan, tidak ada usaha yang bisa dikatakan sempurna dalam periode satu tahun. Meski begitu, dia tak bisa menoleransi adanya satu kasus keracunan pun dalam program MBG.

“Jadi saya kira dalam sepanjang usaha manusia, hampir tidak ada usaha manusia yang dilaksanakan selama satu tahun dengan volume yang demikian besar yang zero error, zero defect sangat sulit, walaupun kita tak boleh menerima,” kata dia.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut