Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PLN Gratiskan Tarif Listrik 6 Bulan untuk Huntara di Wilayah Bencana Sumatra
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Minta Danantara Setor Rp809 Triliun per Tahun ke Kas Negara

Jumat, 15 Agustus 2025 - 17:59:00 WIB
Prabowo Minta Danantara Setor Rp809 Triliun per Tahun ke Kas Negara
Presiden Prabowo Subianto saat pidato Nota Keuangan di DPR, Jumat (15/8/2025). (Foto: iNews.id/Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk menyetor 50 miliar dolar AS atau setara Rp809 triliun (kurs Rp16.187) per tahun ke kas negara.

Menurut Prabowo, jika setoran Danantara ke kas negara tembus 50 miliar dolar AS per tahun, ia yakin APBN tak akan lagi defisit. Oleh sebab itu, ia juga menginstruksikan Danantara membereskan BUMN-BUMN agar punya model bisnis yang sehat yang menguntungkan.

"Harusnya BUMN itu menyumbang kepada kita minimal 50 miliar dolar AS. Kalau 50 miliar dolar AS, maka APBN kita tidak defisit saudara-saudara sekalian. Karena itu saya memberi tugas kepada BPI Danantara untuk membereskan BUMN-BUMN kita," ujarnya dalam pidato RAPBN 2026 di Kompleks Parlemen, Jumat (15/8/2025).

Eks Menteri Pertahanan ini menegaskan, setiap aset negara harus dikelola secara efisien dan produktif agar menghasilkan nilai tambah dan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat. Ia menilai, pengelolaan yang produktif, dari sisi bisnis, setidaknya mampu memberikan return of asset (ROA) yang kompetitif.

"Bisnis itu baik dan berhasil kalau return of asset adalah sekitar 12 persen, katakanlah konservatif 10 persen. Katakanlah kalau untuk bangsa Indonesia cukup 5 persen," tambahnya.

Di samping itu dalam mengelola bisnis yang sehat, Prabowo juga meminta Danantara untuk melakukan efisiensi. Bahkan efisiensi yang dilakukan misalnya memotong jumlah komisaris.

"BUMN kita tadinya pengelolaannya tidak masuk akal. Perusahaan rugi komisarisnya banyak banget. Saya potong komisaris paling banyak 6 orang, kalau bisa cukup 4 atau 5 orang," ucapnya.

"Saya juga telah perintahkan ke Danantara, direksi pun tidak perlu tantiem kalau rugi. Kalau untung, untung yang benar," ungkap Prabowo.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut