Prabowo Panggil 12 Menteri ke Hambalang, Zulhas Ungkap Agendanya
BOGOR, iNews.id – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (23/6/2025). Sedikitnya 12 menteri hadir dalam pertemuan tersebut.
Pantauan langsung iNews di sekitar kompleks Garuda Yaksa, tampak sejumlah kendaraan dinas berpelat RI dan kementerian keluar-masuk area kediaman pribadi Presiden Prabowo.
Beberapa menteri yang terpantau hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, yang mobil dinasnya keluar dari Garuda Yaksa. Tak lama berselang, mobil berpelat dinas RI 19 milik Menteri Keuangan Sri Mulyani juga terlihat meninggalkan lokasi.
Sementara itu, mobil berpelat RI 27 milik Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto terpantau memasuki kawasan kediaman Prabowo.
AS Serang Iran, Prabowo Prioritaskan Lindungi WNI di Timur Tengah
Disusul kemudian mobil dinas RI 28 milik Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) yang juga masuk ke Garuda Yaksa. Saat tiba, Zulhas sempat membuka kaca mobil dan menyapa para wartawan yang telah menunggu.
Jokowi Tersentuh Dapat Karangan Bunga Prabowo: Saya Merasa Dikuatkan
Ketua Umum PAN itu mengonfirmasi kedatangannya ke Hambalang untuk melaporkan perkembangan program Koperasi Desa Merah Putih.
"(Bahas) koperasi. Iya iya (laporan)," kata Zulhas kepada wartawan di Hambalang, Senin (23/6/2025).
Prabowo Kirim Karangan Bunga Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Jokowi
Zulhas juga menegaskan pemerintah telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari agenda pembangunan desa yang menjadi perhatian Presiden Prabowo.
"Sudah," kata Zulhas.
Prabowo Pilih Hadiri SPIEF di Rusia Ketimbang Forum G7, DPR: Etika Diplomasi
Zulhas mengatakan, total ada 12 menteri yang dipanggil dalam pertemuan tersebut. Seluruhnya hadir untuk menyampaikan dan mendiskusikan program koperasi desa.
"Ada 12 menteri," kata Zulhas.
Tak lama setelah kedatangan Zulhas, mobil berpelat dinas RI 25 memasuki kompleks Garuda Yaksa. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana terkait agenda lengkap dari pertemuan tersebut.
Editor: Maria Christina