Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lapor Prabowo, BRIN Siap Uji Coba Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Perintahkan BRIN Buat Riset Pola Perambatan Api untuk Cegah Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:47:00 WIB
Prabowo Perintahkan BRIN Buat Riset Pola Perambatan Api untuk Cegah Karhutla
Kepala BRIN Arif Satria memberikan keterangan usai mendapat instruksi dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat riset pola perambatan api guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. (Foto: iNews/Binti Mufarida)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat riset untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penelitian difokuskan pada identifikasi dan pemodelan pola perambatan api agar langkah pencegahan dapat dilakukan lebih tepat.

Kepala BRINArif Satria mengatakan, Prabowo menekankan pentingnya penelitian jangka menengah dan panjang untuk mengantisipasi karhutla pada masa mendatang. Hal itu disampaikan Arif seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

“Bapak Presiden menekankan pentingnya riset jangka menengah dan panjang untuk mengantisipasi karhutla pada masa mendatang. Salah satunya adalah penelitian untuk mengidentifikasi dan memodelkan pola perambatan api sehingga kita dapat melakukan langkah antisipasi yang lebih baik,” kata Arif.

Menurut Arif, BRIN telah memulai riset pemodelan perambatan api di lokasi karhutla. Penelitian tersebut dilakukan bersama sejumlah perguruan tinggi untuk mengembangkan metode yang dapat membantu memprediksi kejadian kebakaran hutan dan lahan.

“Alhamdulillah, saat ini BRIN sedang melakukan riset terkait model perambatan api di lokasi karhutla,” ujarnya.

Selain mengembangkan riset, BRIN juga melakukan deteksi titik api setiap hari. Hasil pemantauan tersebut disampaikan kepada sejumlah lembaga, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), untuk mendukung penanganan karhutla.

“Saat ini, BRIN bertugas melakukan deteksi titik api setiap hari. Hasil deteksi tersebut kemudian kami bagikan kepada berbagai lembaga, termasuk BNPB dan Kementerian Kehutanan,” kata Arif.

Arif menjelaskan, BRIN memanfaatkan citra satelit untuk mendeteksi titik-titik api. Data tersebut digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“BRIN memiliki kewenangan dalam pemanfaatan satelit dan citra satelit. Oleh karena itu, citra satelit yang dimiliki BRIN kami manfaatkan untuk berbagai keperluan, salah satunya mendeteksi titik api guna mendukung penanganan karhutla,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut