Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Menghadap Prabowo di Istana, Lapor 1.400 Desa Tersambung Listrik
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Prioritaskan Akses Listrik Desa, Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:45:00 WIB
Prabowo Prioritaskan Akses Listrik Desa, Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerataan akses listrik hingga ke pelosok desa menjadi salah satu prioritas pemerintah. Salah satunya dengan percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW).

Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Bahlil menjelaskan, dalam pertemuan itu Kepala Negara membahas sejumlah program strategis di sektor energi, mulai dari percepatan pemerataan akses listrik di seluruh desa, pengembangan energi baru terbarukan, hingga penguatan ketahanan pasokan energi nasional.

Dia mengatakan, salah satu program yang dibahas adalah listrik desa. Menurutnya, program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.400 desa di seluruh Indonesia.

"Kita tahu bahwa dari total desa yang kita belum ada listrik itu ada kurang lebih sekitar 11.000 dan alhamdulillah di tahun 2025 programnya sudah selesai sekitar 1.400 lebih," kata Bahlil dalam keterangannya dikutip, Rabu (29/7/2026).

Bahlil menambahkan, implementasi proyek PLTS berkapasitas 100 GW akan segera memasuki tahap pembangunan yang ditandai dengan groundbreaking perdana.

"Yang kedua, kami juga membahas tentang implementasi daripada PLTS 100 gigawatt yang insyaallah dalam waktu dekat akan ditandai peluncuran groundbreaking pertama. Jadi ini langsung sudah jalan menyangkut dengan PLTS, dan tahap pertama sudah disetujui untuk bisa dilaksanakan," tuturnya.

Lebih lanjut, Bahlil memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) nasional tetap aman di tengah ketidakpastian geopolitik global. Menurutnya, cadangan energi nasional masih berada di atas standar minimum.

"Kami juga melaporkan tentang geopolitik peperangan yang ada di Timur Tengah yang belum selesai tapi kami menyampaikan bahwa untuk stok BBM kita dan crude insyaallah di atas standar minimum nasional, termasuk kondisi LPG," ujarnya.

Bahlil juga memastikan harga BBM dan LPG bersubsidi tetap stabil di tengah ketidakpastian harga minyak dunia.

"Kami dapat memastikan bahwa untuk harga BBM subsidi tidak ada kenaikan sesuai dengan apa yang sudah diputuskan. Jadi tidak ada kenaikan untuk BBM subsidi termasuk dalamnya adalah LPG subsidi," ucap Bahlil.

Selain menjaga stabilitas pasokan energi nasional, pemerintah juga memastikan kebutuhan bahan bakar bagi nelayan tetap terpenuhi.

"Bapak Presiden arahkan adalah terkait dengan BBM yang untuk nelayan, yang harus kita perhatikan betul agar mereka bisa menjalankan usahanya," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga menyampaikan pemerintah terus berupaya meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pertambangan mineral, salah satunya melalui penataan sektor pertambangan.

"Yang berikut tadi juga kami melaporkan membahas tentang penataan pertambangan dalam rangka peningkatan PNBP kita, dan alhamdulillah semuanya sudah disampaikan tadi," ujarnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut